Saham Perbankan Rebound Tiga Hari Beruntun, Berikut Rekomendasi Analis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham perbankan melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan Jumat (3/7/2026), seiring rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah berlangsung tiga hari berturut-turut setelah sempat menyentuh level 5.643 pada 30 Juni. 

Meski demikian, penguatan ini dinilai masih bersifat teknikal dan belum menandai pembalikan tren.

Seluruh saham bank berkapitalisasi besar ditutup di zona hijau. 


Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin kenaikan dengan menguat 4,37% ke Rp 6.050. 

Baca Juga: Sembilan Saham Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, Cek Rekomendasi Analis

Disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang naik 2,82% ke Rp 4.010, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 2,52% ke Rp 3.250, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 0,74% ke Rp 2.710, serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang menguat 3,55% ke Rp 1.750.

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan penguatan tersebut masih terjadi di tengah kinerja saham perbankan yang secara year to date (YTD) masih berada di zona negatif. 

"Positif tapi masih dalam konteks YTD yang negatif," ujarnya kepada Kontan, Jumat (3/7/2026).

Menurut Wafi, rebound saham perbankan didorong kombinasi sejumlah faktor, mulai dari technical rebound setelah kondisi oversold yang ekstrem, efek musiman Juli yang secara historis cenderung positif, hingga masuknya kembali dana investor asing secara selektif ke saham BBCA dan BMRI.

Baca Juga: IHSG Lanjut Reli Tiga Hari, Cermati Saham yang Banyak Diborong Asing, Rabu (6/5)

Namun, arus dana asing secara keseluruhan masih belum mendukung. 

Investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 17 miliar, dengan BBRI menjadi saham yang paling banyak dilepas melalui net sell senilai Rp 252 miliar.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan investor asing masih melakukan rotasi portofolio secara selektif, bukan menandakan berakhirnya tren arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia.

Selain bank-bank besar, penguatan juga terjadi pada saham bank lapis kedua dan bank digital. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melonjak 5,96%, sedangkan BRIS naik 3,55%. 

Kenaikan keduanya bahkan melampaui empat bank besar secara persentase, yang dinilai sebagai catch-up rally setelah sebelumnya terkoreksi lebih dalam.

Baca Juga: Meroket Ratusan Persen! Saham ESIP Rawan Koreksi, Cek Strategi dan Rekomendasi Analis

Meski rebound pekan ini memberikan sentimen positif, Wafi mengingatkan masih terlalu dini untuk menyimpulkan telah terjadi pembalikan tren. 

Menurutnya, pasar masih membutuhkan konfirmasi berupa berlanjutnya arus masuk dana asing pada perdagangan pekan depan sebelum prospek saham perbankan dapat dinilai lebih optimistis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News