Saham produsen Fiesta dan Indomie terangkat di awal perdagangan hari ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Panic buying bahan makanan yang terjadi sejak pemerintah Indonesia mengumumkan dua kasus virus corona, kemarin, turut mengangkat harga saham sejumlah produsen makanan kemasan.

Tengok saja, pada penghuni LQ45 sejumlah produsen makanan kemasan menjadi top gainers. Misalnya saja saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang harganya menguat 5,36% dan menjadi top gainer LQ45. CPIN memproduksi makanan beku dengan merek Fiesta.

Meski naik pada perdagangan hari ini, harga saham CPIN masih turun 9,23% sejak awal tahun dan 20,27% dalam setahun terakhir.


Baca Juga: IHSG langsung melesat naik di awal perdagangan hari ini

Kenaikan harga saham juga terjadi pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Harga saham produsen Indomie, serta pasta LaFonte ini menguat 4,49%. Anak usaha INDF, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) pun naik 3,20% pada pagi ini.

Meski hari ini naik, harga saham INDF masih tercatat turun 11,99% sejak awal tahun dan turun 8,22% dalam setahun terakhir. Sedangkan harga saham ICBP turun 5,83% sejak awal tahun dan hanya naik tipis 0,48% dalam setahun terakhir.

Baca Juga: Meski IHSG Terus Menyusut, BEI Mengklaim Belum Ada Rencana IPO yang Surut

Saham-saham ini merupakan saham sektor barang konsumsi yang cenderung bersifat defensif. Artinya, ketika krisis, saham barang konsumen cenderung tahan banting karena masyarakat tetap akan belanja kebutuhan sehari-hari.

Pada pagi ini, indeks sektor konsumen menguat 2,48%. Secara year to date hingga kemarin, indeks sektor consumer goods turun 15,76%.

Saham-saham makanan dan minuman lain yang juga naik tinggi adalah PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) sebesar 8,82%, PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) sebesar 7,81%, PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) 5,45%, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) 3,12%, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 2,74%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati