KONTAN.CO.ID - Saham-saham teknologi paling bernilai di dunia sedang tidak baik-baik saja. Setelah bertahun-tahun menikmati lonjakan tajam, tahun ini valuasi mereka tergerus signifikan. Penyebab utamanya: kekhawatiran investor bahwa belanja besar-besaran untuk kecerdasan buatan (AI) belum tentu menghasilkan imbal balik yang sepadan. Melansir Reuters, saham Microsoft tercatat turun sekitar 17% sejak awal tahun. Investor mulai mempertanyakan prospek bisnis AI perusahaan tersebut, apalagi persaingan makin ketat dari model Gemini milik Google serta agen AI Claude dari Anthropic. Akibatnya, kapitalisasi pasar Microsoft menyusut sekitar US$ 613 miliar dan kini berada di kisaran US$ 2,98 triliun per Jumat lalu.
Saham Raksasa Teknologi Tergelincir, Miliaran Dolar Menguap
KONTAN.CO.ID - Saham-saham teknologi paling bernilai di dunia sedang tidak baik-baik saja. Setelah bertahun-tahun menikmati lonjakan tajam, tahun ini valuasi mereka tergerus signifikan. Penyebab utamanya: kekhawatiran investor bahwa belanja besar-besaran untuk kecerdasan buatan (AI) belum tentu menghasilkan imbal balik yang sepadan. Melansir Reuters, saham Microsoft tercatat turun sekitar 17% sejak awal tahun. Investor mulai mempertanyakan prospek bisnis AI perusahaan tersebut, apalagi persaingan makin ketat dari model Gemini milik Google serta agen AI Claude dari Anthropic. Akibatnya, kapitalisasi pasar Microsoft menyusut sekitar US$ 613 miliar dan kini berada di kisaran US$ 2,98 triliun per Jumat lalu.
TAG: