KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan di bursa saham Amerika Seriakt (AS) Wall Street pada Senin (14/1) berguguran terseret saham teknologi, setelah ekspor China tercatat mengalami penurunan yang tak terduga pada Desember 2018 lalu. Kondisi ini memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Data perdagangan China memperkuat kekhawatiran bahwa tarif AS untuk barang-barang China telah menelan korban dan mendorong perusahaan seperti Apple Incs menderita penurunan laba. Saham pembuat chip tersebut selama ini mendapatkan porsi yang cukup besar dari pendapatan mereka dari China, terpukul, dengan indeks semikonduktor Philadelphia SE. SOX turun 1,74%.
Saham-saham Wallstreet berguguran setelah kinerja ekspor China jeblok
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan di bursa saham Amerika Seriakt (AS) Wall Street pada Senin (14/1) berguguran terseret saham teknologi, setelah ekspor China tercatat mengalami penurunan yang tak terduga pada Desember 2018 lalu. Kondisi ini memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Data perdagangan China memperkuat kekhawatiran bahwa tarif AS untuk barang-barang China telah menelan korban dan mendorong perusahaan seperti Apple Incs menderita penurunan laba. Saham pembuat chip tersebut selama ini mendapatkan porsi yang cukup besar dari pendapatan mereka dari China, terpukul, dengan indeks semikonduktor Philadelphia SE. SOX turun 1,74%.