KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja indeks sektoral saham energi (IDX Energy) cenderung lesu di tengah pergerakan harga komoditas energi yang mayoritas mengalami kenaikan harga. Merujuk data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX Energy telah terkoreksi 5,62% year to date (ytd) atau sejak awal tahun ke level 4.202,944 hingga Jumat (13/2/2026). Bersamaan dengan itu, harga komoditas terkait energi justru berada dalam tren positif bila diukur dari awal tahun. Tercatat harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) melesat 10,19% ytd ke level US$ 63,41 per barel pada Selasa (17/2/2026) pukul 17.05 WIB. Pada saat yang sama, harga minyak mentah Brent tumbuh 11,88% ytd ke level US$ 68,20 per barel. Harga batubara juga telah menguat 8,14% ytd ke level US$ 116,25 per ton hingga Senin (16/2/2026).
Saham-Saham Ini Berpotensi Jadi Penopang IDX Energy di Tengah Tekanan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja indeks sektoral saham energi (IDX Energy) cenderung lesu di tengah pergerakan harga komoditas energi yang mayoritas mengalami kenaikan harga. Merujuk data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX Energy telah terkoreksi 5,62% year to date (ytd) atau sejak awal tahun ke level 4.202,944 hingga Jumat (13/2/2026). Bersamaan dengan itu, harga komoditas terkait energi justru berada dalam tren positif bila diukur dari awal tahun. Tercatat harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) melesat 10,19% ytd ke level US$ 63,41 per barel pada Selasa (17/2/2026) pukul 17.05 WIB. Pada saat yang sama, harga minyak mentah Brent tumbuh 11,88% ytd ke level US$ 68,20 per barel. Harga batubara juga telah menguat 8,14% ytd ke level US$ 116,25 per ton hingga Senin (16/2/2026).
TAG:
- Harga Batubara
- profit taking
- Brent
- harga gas alam
- investasi saham
- harga minyak
- saham ADRO
- saham AKRA
- saham MEDC
- WTI
- sektor energi
- Korea Investment
- Analisis Pasar
- Muhammad Wafi
- PT Adaro Andalan Indonesia
- Saham Energi
- saham AADI
- IDX Energy
- Hilirisasi Energi
- RKAB batubara 2026
- regulasi energi
- bauran energi terbarukan