Saham-Saham Ini Diproyeksi Jadi Penggerak IHSG Sepanjang 2024



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah saham dari berbagai sektor diyakini akan menjadi penggerak alias mover bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini.

Oktavianus Audi - Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia melihat, setidaknya ada tiga sektor yang sahamnya bisa menggerakkan IHSG tahun ini.

Pertama, saham emiten semen.  Audi melihat rencana pembangunan 3 juta unit hunian nasional oleh calon presiden terpilih dan juga keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) akan memiliki dampak positif untuk PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).


Baca Juga: IHSG Melemah ke 7.301,9 di Akhir Sesi Pertama, ARTO, BUKA, GOTO Jadi Top Losers LQ45

Terlebih jika melihat kapasitas, khususnya di pulau Jawa, kedua emiten tersebut menyumbang 54 juta ton kebutuhan semen sepanjang Sembilan bulan pertama 2023.  Kontribusi SMGR juga cukup signifikan di wilayah Sumatra, dimana SMGR menyumbang kapasitas sebesar 14,5 juta ton.

Kedua, saham perbankan. Saham emiten bank terkerek potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diestimasi berada di atas 5%. 

“Terkendalinya inflasi akan menjaga daya beli masyarakat dapat berdampak pada pertumbuhan kredit di tahun ini,” terang Audi kepada Kontan.co.id, Selasa (20/2).

Ketiga, saham  barang konsumsi. Emiten di sektor ini disokong oleh sentimen terjaganya indeks keyakinan konsumen pada level optimistis, yang ditopang terkendalinya inflasi dan daya beli yang masih kuat. Hal ini didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter.

Di sektor semen, Audi merekomendasikan buy saham SMGR dengan target harga Rrp7.950 per saham  dan buy INTP dengan target harga Rp 11.200.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham ACES, ISAT dan MBMA dari Ajaib Sekuritas untuk Rabu (21/2)

Di sektor perbankan, Audi menyematkan rekomendasi Buy saham PT Bank  Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 6.300, buy saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga Rp 10.300,  dan buy saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan target harga Rp 7.300 per saham.

Sementara di sektor barang konsumsi, Audi menyematkan Rekomendasi Buy saham  PT Indofood CBP Sukses  Makmur Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 14.750 dan buy saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan target harga Rp 8.300 per saham.

Kiwoom Sekuritas memiliki dua skenario terhadap target IHSG tahun ini. Dengan skenario bullish, IHSG diproyeksi mencapai level 7.835. 

Sementara dengan skenario bearish, IHSG diproyeksi hanya mencapai level 6.896 tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi