KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks LQ45 menunjukkan performa buruk sejak awal tahun. Indeks LQ45 tercatat turun 11,20% sejak awal tahun hingga Senin (2/8). Beberapa saham bahkan menjadi laggard (pemberat) IHSG sejak awal tahun. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) misalnya, terkoreksi 40,1% sejak awal tahun atau secara year-to-date. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham UNVR menjadi yang paling laggard secara ytd. Kemudian, ada saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dengan koreksi hingga 30,2%, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan koreksi 10,3%, dan PT Astra International Tbk (ASII).
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga menurun 10,3%, saham United Tractors Tbk (UNTR) yang terkoreksi 27,4%, dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang terkoreksi 21,9% sejak awal tahun. Baca Juga: IHSG menguat 0,44% ke 6.096 pada Senin (2/8) Kepala Riset Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hardy memproyeksikan, sampai dengan bulan Oktober 2021, saham-saham dengan kapitalisasi besar (big caps) seperti saham perbankan, ASII, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) masih akan menjadi sasaran jual para manajer investasi.