KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Kamis (4/6/2026), seiring pelemahan nilai tukar rupiah yang masih membayangi sentimen pasar. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup melemah 1,70% atau turun 101,28 poin ke level 5.839,78. Koreksi ini memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di zona merah. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.924 sebelum turun hingga ke level terendah 5.644.
Baca Juga: Asing Banyak Borong Saham-Saham Ini Saat IHSG Terkoreksi Tipis, Jumat (29/5) Tekanan jual terlihat merata di pasar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 623 saham terkoreksi, sementara hanya 106 saham yang berhasil menguat dan 85 saham lainnya bergerak stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan volume transaksi mencapai 39,68 miliar saham. Nilai transaksi yang tercatat di BEI mencapai Rp 25,53 triliun. Di sisi lain, investor asing masih melanjutkan aksi jual. Pada perdagangan Kamis, investor asing membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,27 triliun di seluruh pasar, menambah tekanan terhadap pergerakan IHSG yang tengah terpuruk.
Baca Juga: IHSG Naik 1,11% ke 6.195, Cek Saham yang Banyak Diborong Asing di Awal Juni 2026 Berikut 10 saham
net buy terbesar asing pada Kamis: 1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 118,83 miliar 2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 103,65 miliar 3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 100,0 miliar 4. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 53,24 miliar 5. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 44,84 miliar 6. PT Timah Tbk (TINS) Rp 42,89 miliar 7. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 42,85 miliar 8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 34,41 miliar 9. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 21,68 miliar 10. PT RMK Energy Tbk (RMKE) Rp 21,37 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News