Saham Triniti (TRUE) Melesat 29,85%, Padahal Rugi Bersih Semester I 2026 Membengkak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) melesat 29,85% di level Rp 87 per saham hingga pukul 11.00 WIB pada Senin (21/9/2026). 

Padahal dari sisi kinerja perusahaan yang bergerak di bidang real estate dan pengembangan properti ini masih berada di bawah tekanan pada semester I-2026. Meski pendapatan penjualan tumbuh, kenaikan beban pokok penjualan dan tingginya beban operasional membuat rugi bersih TRUE justru semakin melebar.

Berdasarkan laporan keuangan  per 30 Juni 2026, TRUE membukukan pendapatan sebesar Rp 24,77 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar 3,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 23,88 miliar.


Baca Juga: Pemegang Saham Ketrosden (KETR) Jual 48,3 Juta Saham, Direktur Beli di Jumlah Sama

Pertumbuhan pendapatan yang terbatas tersebut belum mampu mengimbangi kenaikan beban pokok penjualan. Beban pokok penjualan TRUE naik menjadi Rp 19,86 miliar dari Rp 17,33 miliar pada semester I-2025.

Alhasil, laba kotor tertekan menjadi Rp4,90 miliar, turun sekitar 25,08% dibandingkan laba kotor sebesar Rp 6,54 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Tekanan semakin besar dari sisi beban operasional. TRUE mencatatkan beban umum dan administrasi sebesar Rp 13,09 miliar, serta beban penjualan dan pemasaran sebesar Rp3,97 miliar pada semester I-2026.

Setelah memperhitungkan penghasilan bunga, biaya administrasi bank dan beban pajak final, perseroan akhirnya membukukan rugi neto tahun berjalan sebesar Rp 12,30 miliar.

Rugi tersebut membesar sekitar 23,37% dibandingkan rugi neto semester I-2025 yang tercatat sebesar Rp 9,97 miliar. Sementara itu, rugi per saham dasar TRUE berada di level Rp 1,62 per saham.

Tekanan kinerja juga tercermin pada posisi neraca perusahaan. Per 30 Juni 2026, total aset konsolidasian TRUE tercatat Rp 675,59 miliar, turun sekitar 0,92% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 sebesar Rp 681,85 miliar.

Di sisi liabilitas, posisi kewajiban TRUE justru meningkat. Total liabilitas per 30 Juni 2026 mencapai Rp 463,08 miliar, naik sekitar 1,32% dari Rp 457,04 miliar pada akhir 2025.

Baca Juga: The Fed Naikkan Suku Bunga, Simak Strategi Investasi Bitcoin dan Ethereum

Sejalan dengan membesarnya rugi bersih semester I-2026, saldo rugi yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp 88,80 miliar. Kondisi tersebut turut menekan ekuitas.

Per 30 Juni 2026, total ekuitas TRUE tercatat Rp 212,50 miliar, turun sekitar 5,47% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp 224,80 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News