KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan di pasar saham domestik semakin dalam menjelang penutupan semester I-2026. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) kembali ambruk pada perdagangan Selasa (30/6/2026), sekaligus memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI Business, IHSG ditutup merosot 3,05% atau turun 177 poin ke level 5.643,19.
Baca Juga: IHSG Ambruk ke 5.820, Cermati Saham yang Banyak Dikoleksi Asing, Senin (29/6) Sepanjang perdagangan, indeks bergerak sepenuhnya di zona merah dengan level tertinggi 5.811 dan sempat menyentuh titik terendah 5.638. Koreksi tajam ini menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar. Mayoritas saham berakhir di zona merah, dengan 564 saham turun, hanya 136 saham yang menguat, dan 99 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 22,72 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,33 triliun. Di tengah pelemahan indeks, investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar. Sepanjang perdagangan Selasa, investor asing membukukan net sell Rp 1,04 triliun di seluruh pasar.
Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp 1,17 Triliun Saat IHSG Ambruk, Cek Saham yang Banyak Dilepas Namun di tengah arus keluar dana asing, saham-saham ini juga banyak diburu investor asing. Berikut 10 saham
net buy terbesar asing pada Selasa: 1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 87,32 miliar 2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 50,36 miliar 3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 44,97 miliar 4. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) Rp 40,04 miliar 5. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp 24,96 miliar 6. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) Rp 23,45 miliar 7. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 21,83 miliar 8. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 20,17 miliar 9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 17,29 miliar 10. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 15,79 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News