Salim Group Ambil Alih Penuh IndoData Center, Siapkan Kapasitas hingga 500 MW



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salim Group memperkuat bisnis infrastruktur digital setelah mengakuisisi kepemilikan Keppel Data Centres di perusahaan yang sebelumnya bernama IndoKeppel Data Centres. 

Transaksi tersebut rampung pada Desember 2025 dan membuat perusahaan kini sepenuhnya dimiliki Salim Group serta berganti nama menjadi IndoData Center.

Mengutip laman resmi IndoData Center, perusahaan kini diarahkan untuk merespons pertumbuhan kebutuhan kapasitas data center untuk artificial intelligence (AI) dan hyperscale di Indonesia.


Baca Juga: Denera Ungkap Progres 11 Proyek PSEL, Target Beroperasi Mulai 2028

IndoData Center menyebut dukungan kapabilitas, jaringan lokal, serta pengalaman Salim Group dalam menjalankan proyek infrastruktur berskala besar menjadi salah satu fondasi perusahaan dalam mengembangkan bisnis data center di Indonesia.

Dalam pengembangan infrastrukturnya, IndoData Center fokus membangun kapasitas data center untuk kebutuhan AI dan hyperscale melalui solusi built-to-suit yang fleksibel.

Mengutip laman resmi IndoData Center, perusahaan telah mengamankan kapasitas daya hingga 500 megawatt (MW) melalui kontrak dengan PT PLN (Persero). Kapasitas tersebut memungkinkan IndoData Center mempercepat pengembangan proyek sekaligus mendukung kebutuhan komputasi berkepadatan tinggi dari hyperscaler, penyedia layanan cloud, dan perusahaan teknologi AI.

IndoData Center merupakan penyedia data center Tier III yang bersifat carrier-neutral. Perusahaan sebelumnya beroperasi dengan nama IndoKeppel Data Centres dan kini menjadi perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Salim Group.

Baca Juga: Kejar Investasi RUPTL 2025-2034, Pemerintah Genjot Nilai Ekonomi Karbon

Perusahaan juga menyebut telah memiliki pengalaman operasional lebih dari 10 tahun di sektor data center. Fasilitasnya berlokasi di Bogor untuk melayani kebutuhan wilayah Greater Jakarta.

Mengutip laman resmi IndoData Center, fasilitas tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan hyperscale cloud players, institusi keuangan, serta perusahaan lokal. 

Infrastruktur yang tersedia mencakup dedicated suites, modular cages, dan secure rack spaces yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan teknologi informasi pelanggan.

Dari sisi konektivitas, fasilitas IndoData Center merupakan data center carrier-neutral yang memiliki tiga jalur konektivitas fiber yang berbeda. Infrastruktur tersebut menawarkan konektivitas dengan latensi rendah dan performa tinggi.

Sementara dari sisi keamanan, fasilitas IndoData Center dilengkapi dengan pengamanan di lokasi selama 24 jam, pemantauan CCTV, autentikasi dua faktor dengan man traps, serta TVRA compliance.

Baca Juga: Indonesia Mau Jadi Penentu Harga Komoditas Global, Tapi Ada Risiko Besar Mengadang

IndoData Center juga menyediakan dukungan teknis dan logistik selama 24 jam, termasuk layanan Remote Hands.

Dengan perubahan kepemilikan tersebut, IndoData Center membawa visi menjadi mitra terpercaya dalam membangun infrastruktur digital yang berkelanjutan, andal, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan. Perusahaan menargetkan dapat membantu pelanggan melakukan ekspansi secara cepat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News