KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tetap optimistis margin bunga bersih (NIM) dapat terjaga di tengah penyaluran kredit besar ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang memiliki tingkat imbal hasil di bawah rata-rata kredit. BNI mengalokasikan total kredit sebesar Rp 66 triliun untuk mendukung program KDMP. Hingga Januari 2026, realisasi penyaluran kredit telah mencapai Rp 55 triliun, dengan sisa sekitar Rp 11 triliun yang bakal dicairkan secara bertahap sepanjang 2026. Direktur Risk Management BNI David Pirzada menjelaskan, pembiayaan KDMP disalurkan melalui kredit investasi (capex loans) kepada Agrinas, yang ditugaskan membangun gedung dan infrastruktur pendukung koperasi desa. Kredit tersebut memiliki tenor enam tahun dengan suku bunga 6% per tahun.
Salurkan Kredit Koperasi Merah Putih, BNI Yakin Margin Tetap Terjaga
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tetap optimistis margin bunga bersih (NIM) dapat terjaga di tengah penyaluran kredit besar ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang memiliki tingkat imbal hasil di bawah rata-rata kredit. BNI mengalokasikan total kredit sebesar Rp 66 triliun untuk mendukung program KDMP. Hingga Januari 2026, realisasi penyaluran kredit telah mencapai Rp 55 triliun, dengan sisa sekitar Rp 11 triliun yang bakal dicairkan secara bertahap sepanjang 2026. Direktur Risk Management BNI David Pirzada menjelaskan, pembiayaan KDMP disalurkan melalui kredit investasi (capex loans) kepada Agrinas, yang ditugaskan membangun gedung dan infrastruktur pendukung koperasi desa. Kredit tersebut memiliki tenor enam tahun dengan suku bunga 6% per tahun.