Samad pernah bertemu Elvira di Apartemen Capitol



JAKARTA. Pemilik unit Apartemen Capitol Residence, Supriansyah, membenarkan bahwa Puteri Indonesia 2015 Elvira Devinamira pernah bertemu dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad di unit apartemen tersebut. Ketika itu, Supriansyah diminta Abraham untuk menjemput Elvira di lantai bawah dan mengantarnya ke ruangan.

"Saya mengatakan sebuah kejujuran, pernah datang sekali," kata Supriansyah di hadapan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/2).

Supriansyah mengaku tidak tahu siapa yang mengundang Elvira untuk datang. Ia tidak pernah diminta Abraham untuk mengajak Elvira datang ke apartemen. Menurut dia, pertemuan Elvira dengan Abraham di unit apartemen tersebut berlangsung tidak sampai setengah jam.


Setelah mengantarkan Elvira ke ruangan, Supriansyah lalu membelikan Elvira gado-gado di pusat perbelanjaan Pacific Place (PP), tidak jauh dari apartemen. Saat ditinggal membeli gado-gado tersebut, kata dia, Abraham hanya berdua dengan Elvira.

Supriansyah mengaku tak lama meninggalkan Abraham dengan Elvira. Dia hanya lima menit pergi membeli gado-gado, kemudian kembali ke apartemen.

"Saya jemput Mbak Puteri (Elvira) ke bawah, naik, ketemu, hanya makan gado-gado. Saya berikan gado-gado di PP, setelah makan, langsung pulang. Enggak sampai setengah jam. Naik ke atas, beliau bertemu. Saya tanya mau makan apa, (dia bilang) gado-gado saja. Enggak sampai lima menit, saya sudah balik," ujar Supriansyah.

Setelah makan gado-gado, Elvira meninggalkan apartemen. Sepengetahuan Supriansyah, tidak ada wanita lain yang pernah menemui Abraham di apartemen itu. Ia membantah isu bahwa Abraham kerap bertemu dengan perempuan di apartemen yang disewakan oleh kantor Supriansyah tersebut.

Supriansyah, yang mengaku dekat dengan Abraham, mengatakan, ia kerap diminta tolong menjamu pihak-pihak yang ingin bertemu dengan Abraham. Ia pun mengakui pernah menerima kedatangan politikus PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo dan Hasto Kristiyanto, untuk menemui Abraham di Apartemen Capitol.

Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengatakan bahwa ihwal pertemuan Abraham dan sejumlah pihak, termasuk Puteri Indonesia, menjadi masalah karena Abraham menutup-nutupi hal tersebut.

"Bagi kami, pertemuan politik itu suatu hal yang wajar, (tetapi) menjadi masalah ketika dia membantah karena dia pejabat publik. Seperti pertemuan politik biasa, tetapi ketika dia membantah, jadi masalah," ujar anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut saat menanggapi keterangan Supriansyah. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie