KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menyiapkan strategi untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan produk di pasaran menjelang momentum Ramadan 2025. Corporate Secretary Unilever Indonesia, Padwestiana Kristianti, menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga pasokan agar tidak terjadi kekosongan selama periode ini, mengingat ada periode pembatasan pengiriman sebelum bulan puasa seperti larangan truk beroperasi. "Jadi kita akan memastikan bahwa produk-produk kita itu akan tersedia di market," kata Padwestiana saat ditemui Kontan di Jakarta, Selasa (18/2).
Baca Juga: Jurus Unilever Indonesia (UNVR) Maksimalkan Momentum Ramadan 2025 Sayangnya Padwestiana tak merinci berapa target penjualan yang dibidik pada momentum Ramadan. Namun, ia menegaskan periode Ramadan menjadi momen peningkatan konsumsi bagi masyarakat, terutama dalam kategori makanan dan minuman. Menurutnya peningkatan aktivitas memasak dan acara kebersamaan mendorong lonjakan permintaan pada produk food and beverage milik Unilever. "Biasanya, selama Ramadan, permintaan untuk produk makanan dan minuman meningkat karena masyarakat lebih sering memasak dan mengadakan acara bersama," tambahnya. Sementara itu, untuk kategori personal care and beauty, permintaannya cenderung lebih stabil karena tidak ada perubahan signifikan. Sebagai informasi, PT Unilever Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang kurang menggembirakan dari segi penjualan maupun laba bersih di sepanjang tahun 2024. Baca Juga: Saham UNVR Terus Melandai, Manajemen Beri Penjelasan Melansir laporan keuangannya di keterbukaan informasi Kamis (13/2), laba bersih UNVR tercatat hanya Rp 3,36 triliun di sepanjang tahun 2024, turun 29,83% dari tahun sebelumnya mencapai Rp 4,8 triliun.
UNVR Chart by TradingView