Samindo Resources (MYOH) Resmi Jadi Pengendali Baru Transkon Jaya (TRJA)



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Samindo Resources Tbk (MYOH) resmi menjadi pengendali baru PT  Transkon Jaya Tbk (TRJA). Pada Kamis (30/11), MYOH telah melakukan penandatanganan akta jual beli atas saham TRJA sebesar 1,11 miliar saham.

Jumlah ini setara dengan 74% dari seluruh total modal ditempatkan dan disetor penuh yang sebelumnya dimiliki oleh PT Damai Investama Sukses  dan PT MSJ Investama Abadi.

Rinciannya, MYOH lakukan pembelian saham TRJA milik Damai Investama Sukses  sejumlah 663,46 juta saham atau setara 43,93% dari total saham yang diterbitkan TRJA. Lalu, MYOH melakukan pembelian saham TRJA milik MSJ sejumlah 454,08 juta saham atau setara 30,07 %.


Baca Juga: Samindo Resources (MYOH) Selesaikan Akuisisi Transkon Jaya (TRJA) Rp 307 Miliar

MYOH melakukan akuisisi pada harga Rp 275 per saham. Sehingga, akuisisi saham TRJA ini bernilai kurang lebih Rp 307,32 miliar.

Atas transaksi tersebut, MYOH resmi menjadi pengendali baru TRJA.

“Transaksi tersebut juga akan mendiversifikasi layanan dan akan memperkuat posisi MYOH pada industri jasa pertambangan,” tulis Corporate Secretary MYOH Ahmad Zaki Natsir dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (1/12).

 
MYOH Chart by TradingView

TRJA adalah perusahaan yang bergerak dalam penyewaan kendaraan berpenggerak roda empat atau 4 Wheel Drive (4WD) yang merupakan alat transportasi pendukung utama dalam kegiatan pertambangan. 

Baca Juga: Samindo Resources (MYOH) Bakal Akuisisi TRJA, Begini Kondisi Keuangannya

Dalam sektor pertambangan nasional, TRJA melalui lebih dari 2,800 unit kendaraan berpenggerak 4WD miliknya telah tersebar di berbagai kontraktor tambang ternama di Indonesia.

Sebut saja Pama Persada yang merupakan anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang merupakan anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).

Tidak hanya pada tambang batubara, layanan TRJA juga sudah merambah sektor pertambangan nikel, tembaga, dan emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli