JAKARTA. Dalam rapat dengar pendapat Komisi VI dengan Kepala BKPM dan jajarannya kemarin (2/9), Komisi VI DPR RI mengapresiasi realisasi penyerapan anggaran Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun Anggaran 2015 yang telah mencapai 46,78%. “Penyerapan anggaran BKPM sampai dengan Agustus tahun ini cukup besar dibandingkan dengan kementerian/Lembaga lainnya. Kami berharap BKPM dapat mengoptimalkan dengan baik alokasi anggarannya tersebut untuk meningkatkan kinerja investasi di Indonesia”, ujar Ketua Komisi VI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir, Kamis(3/9). Berdasarkan Surat Menteri Keuangan RI Nomor S-662/MK.02/2014 tanggal 29 September 2014 serta Surat Menteri Keuangan RI Nomor S-18/MK.2/2015 tanggal 9 Februari 2015, anggaran BKPM pada tahun anggaran 2015 ditetapkan sebesar Rp 635.92 miliar, di mana realisasi penyerapan anggaran sampai dengan tanggal 28 Agustus 2015 sebesar Rp 297,49 miliar atau mencapai 46,78%.
Sampai Agustus, anggaran BKPM terserap Rp 297,49 M
JAKARTA. Dalam rapat dengar pendapat Komisi VI dengan Kepala BKPM dan jajarannya kemarin (2/9), Komisi VI DPR RI mengapresiasi realisasi penyerapan anggaran Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun Anggaran 2015 yang telah mencapai 46,78%. “Penyerapan anggaran BKPM sampai dengan Agustus tahun ini cukup besar dibandingkan dengan kementerian/Lembaga lainnya. Kami berharap BKPM dapat mengoptimalkan dengan baik alokasi anggarannya tersebut untuk meningkatkan kinerja investasi di Indonesia”, ujar Ketua Komisi VI DPR RI, Achmad Hafisz Tohir, Kamis(3/9). Berdasarkan Surat Menteri Keuangan RI Nomor S-662/MK.02/2014 tanggal 29 September 2014 serta Surat Menteri Keuangan RI Nomor S-18/MK.2/2015 tanggal 9 Februari 2015, anggaran BKPM pada tahun anggaran 2015 ditetapkan sebesar Rp 635.92 miliar, di mana realisasi penyerapan anggaran sampai dengan tanggal 28 Agustus 2015 sebesar Rp 297,49 miliar atau mencapai 46,78%.