KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk (TINS) memproduksi 27.400 ton timah sampai akhir September 2018 atau 84% dari target produksi pada 2018. Emiten ini menargetkan mampu memproduksi 32.640 ton di tahun ini. Direktur Keuangan TINS Emil Ermindra mengaku, produksi memang mengalami banyak hambatan di awal tahun. “Khususnya produksi tambang laut akibat masa berlindung atau musim hujan yang berkepanjangan,” kata Emil pada Kontan.co.id, Senin (8/10). Di samping itu, Emil menjelaskan, produksi tambang laut juga terhambat lantaran ada permasalahan mengenai rencana penetapan zonasi tambang. Kegiatan penambangan TINS sebagian besar berlokasi di Pulau Bangka dan Belitung serta Kepualauan Riau.
Sampai kuartal III 2018, produksi Timah (TINS) mencapai 27.400 ton
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk (TINS) memproduksi 27.400 ton timah sampai akhir September 2018 atau 84% dari target produksi pada 2018. Emiten ini menargetkan mampu memproduksi 32.640 ton di tahun ini. Direktur Keuangan TINS Emil Ermindra mengaku, produksi memang mengalami banyak hambatan di awal tahun. “Khususnya produksi tambang laut akibat masa berlindung atau musim hujan yang berkepanjangan,” kata Emil pada Kontan.co.id, Senin (8/10). Di samping itu, Emil menjelaskan, produksi tambang laut juga terhambat lantaran ada permasalahan mengenai rencana penetapan zonasi tambang. Kegiatan penambangan TINS sebagian besar berlokasi di Pulau Bangka dan Belitung serta Kepualauan Riau.