KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu agenda Presiden Prabowo Subianto. Tenaga kerja yang kompeten menjadi kunci untuk berdaya saing sehingga upskilling dan reskilling melalui vokasi memainkan peran penting. Pada acara Sinergi Pilar Bangsa: Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan bahwa peningkatan kompetensi menjadi program prioritas Presiden Prabowo. Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki dua agenda besar yakni upskilling dan reskilling sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Pengembangan kompetensi itu ada lewat pelatihan vokasi nasional dan pemagangan nasional. "Selain itu, kita masih punya pekerjaan rumah bagaimana membangun hubungan industrial. "Ada praktik, contoh yang kita lihat di PT HM Sampoerna, dari harmonis menuju hubungan industrial yang transformatif," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).
Sampoerna Karya Bagsa Dorong Penguatan Vokasi untuk Tingkatkan Kualitas SDM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu agenda Presiden Prabowo Subianto. Tenaga kerja yang kompeten menjadi kunci untuk berdaya saing sehingga upskilling dan reskilling melalui vokasi memainkan peran penting. Pada acara Sinergi Pilar Bangsa: Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan bahwa peningkatan kompetensi menjadi program prioritas Presiden Prabowo. Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki dua agenda besar yakni upskilling dan reskilling sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Pengembangan kompetensi itu ada lewat pelatihan vokasi nasional dan pemagangan nasional. "Selain itu, kita masih punya pekerjaan rumah bagaimana membangun hubungan industrial. "Ada praktik, contoh yang kita lihat di PT HM Sampoerna, dari harmonis menuju hubungan industrial yang transformatif," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).