KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (
SMDR) berencana melakukan pemecahan nilai saham alias
stock split. Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia Farida Helianti Sastrosatomo mengatakan, nilai nominal saham sebelum stock split adalah Rp 25 dan nantinya akan menjadi Rp 5 per saham. Jumlah saham SMDR sebelum
stock split sebanyak 3.275.120.000 saham. Setelah stock split menjadi 16.375.600.000 saham.
“Rasio
stock split 1:5,” tulisnya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/11).
Baca Juga: Kinerja Mentereng, Samudera Indonesia (SMDR) Raup Pendapatan Jasa US$ 853,93 Juta BEI sendiri telah memberikan persetujuan prinsip atas rencana
stock split ini pada 30 September 2022. Alasan SMDR melakukan
stock split adalah meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan. Kemudian meningkatkan jumlah saham yang beredar di masyarakat dan membantu meningkatkan daya tarik investor dengan menjadikan harga saham menjadi lebih terjangkau terutama bagi para investor ritel, serta juga dapat meningkatkan eksposur perseroan.
Baca Juga: Muatan Angkutan Penuh, Kinerja GTSI Tumbuh Hingga Kuartal III-2022 Dalam rangka
stock split, perseroan akan meminta persetujuan dalam rapat umum pemegang saham (RUPSLB) pada 9 November 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News Editor: Noverius Laoli