Sandi tak mau sebut lahan negara yang jadi mal



JAKARTA. Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, enggan menyebut lahan negara mana yang kini dijadikan mal seperti yang dikatakan bakal calon gubernur pasangannya, Anies Baswedan.

Sebab, ia tidak ingin menimbulkan polemik. Menurut Sandi, penjelasan mengenai lahan negara yang kini dijadikan mal itu akan disampaikan para pakar yang tergabung di tim pemenangannya.

"Setahu saya ada beberapa, tetapi saya tidak berkompeten karena ini sudah menyangkut permasalahan hukum dan bentuk kerja sama pemprov dengan mitra-mitranya. Jadi nanti biar tim pakar dan tim hukum yang akan mengklarifikasinya," kata Sandiaga saat ditemui di posko pemenangannya di Jalan Melawai, Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (1/3).


Isu mengenai adanya lahan negara yang kini dijadikan mal itu mencuat setelah digaungkannya program rumah dengan DP 0 Rupiah oleh pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Program rumah dengan DP 0 Rupiah ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai lokasi rumah tersebut.

Anies kemudian mengatakan bahwa rumah dengan DP 0 Rupiah yang mereka maksud akan dibangun di lahan-lahan milik Pemprov DKI.

Ia menganggap tidak salah menggunakan lahan Pemprov DKI untuk rumah bagi masyarakat.

Anies kemudian menyebut saat ini banyak lahan negara yang difungsikan untuk mal. Pernyataan Anies itu didukung oleh Sandi.

Ia menilai, aset milik Pempov DKI adalah milik rakyat yang seharusnya bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan warga masyarakat.

"Warga kebanyakan sekarang mengeluhnya kan tidak memiliki rumah, tidak memiliki atap. Makanya kami menghadirkan Rumah dengan DP nol Rupiah. Ini yang kita hadirkan sebagai salah satu terobosan," ucap Sandi. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie