Sandiaga Uno Lirik Prospek Bisnis Sertifikasi Lewat Investasi di MUTU



KONTAN.CO.I - JAKARTA. Investor sekaligus pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno melihat prospek industri sertifikasi semakin menjanjikan. Dia menilai meningkatnya penerapan standar keberlanjutan di berbagai sektor akan mendorong kebutuhan terhadap layanan sertifikasi di Indonesia.

Ini merupakan salah satu alasan Sandiaga berinvestasi di PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU). Adapun MUTU merupakan perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi untuk berbagai sektor industri dan perdagangan.

"Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi hijau. Namun potensi tersebut harus didukung oleh sistem yang mampu memastikan setiap proses memenuhi standar yang diakui secara global," ujar Sandiaga, Jumat (24/7).


Baca Juga: Petrosea (PTRO) Investasi Rp 1,19 Triliun di SINI untuk Perkuat Sektor Pertambangan

Menurutnya, transisi menuju ekonomi hijau tidak hanya membutuhkan investasi dan inovasi teknologi. Dunia usaha juga memerlukan sistem yang mampu memastikan setiap proses bisnis memenuhi standar nasional maupun internasional.

Sandiaga bilang perusahaan seperti MUTU memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan pelaku usaha, pemerintah, investor, hingga pasar global. Hal tersebut menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan daya saing industri nasional.

"Bagi kami, investasi ini bukan hanya melihat pertumbuhan bisnis perusahaan. Lebih dari itu, kami melihat MUTU sebagai bagian dari pondasi yang dibutuhkan Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri dan mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau," katanya.

Seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan, perusahaan di berbagai sektor menghadapi tuntutan memenuhi berbagai standar. Persyaratan tersebut mencakup aspek lingkungan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga tata kelola perusahaan.

Menurut Sandiaga, pemenuhan berbagai standar tersebut juga menjadi salah satu faktor penting yang menentukan akses produk Indonesia ke pasar internasional. Kondisi ini diperkirakan meningkatkan permintaan terhadap layanan sertifikasi dan pengujian.

Selain layanan sertifikasi dan penjaminan, MUTU juga mengembangkan layanan di bidang sertifikasi halal, pangan, serta keberlanjutan. Layanan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor usaha di Indonesia.

"Meningkatnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan dan kepatuhan terhadap standar ini membuka peluang pertumbuhan bagi industri jasa sertifikasi, sekaligus memperkuat kesiapan dunia usaha Indonesia dalam menghadapi persaingan di pasar global," tutup Sandiaga

Baca Juga: Laba AKR Corporindo (AKRA) Naik 21% Jadi Rp 1,43 Triliun per Semester I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News