JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) mengurangi porsi penyaluran benih bersubsidi dari Sang Hyang Seri (SHS). Namun SHS mengaku pasrah jika porsi subsidi dikurangi. Sebab perusahaan mengalami kesulitan finansial dalam pemenuhan kebutuhan benih pangan bersubsidi. Syaiful Bahri, Direktur Pemasaran SHS optimis tahun ini penyerapan benih bersubsidi lebih baik ketimbang tahun lalu. "Tahun lalu kami kesulitan soal finansial. Namun sekarang sudah teratasi. Saat ini kami fokus untuk penyaluran benih yang siap sebanyak 3.500 ton," tandas Bahri. Perusahaan masih menunggu daftar permintaan benih. Meski perusahaan siap menyalurkan benih sebanyak 3.500 ton. Syaiful memperkirakan permintaan mulai bergerak pada April. Perusahaan menargetkan tahun ini produksi benih setahun bisa mencapai 100.000 ton lebih rendah daripada produksi tahun 2014 sebanyak 120.000 ton.
Sang Hyang pasrah porsi penyaluran benih dipangkas
JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) mengurangi porsi penyaluran benih bersubsidi dari Sang Hyang Seri (SHS). Namun SHS mengaku pasrah jika porsi subsidi dikurangi. Sebab perusahaan mengalami kesulitan finansial dalam pemenuhan kebutuhan benih pangan bersubsidi. Syaiful Bahri, Direktur Pemasaran SHS optimis tahun ini penyerapan benih bersubsidi lebih baik ketimbang tahun lalu. "Tahun lalu kami kesulitan soal finansial. Namun sekarang sudah teratasi. Saat ini kami fokus untuk penyaluran benih yang siap sebanyak 3.500 ton," tandas Bahri. Perusahaan masih menunggu daftar permintaan benih. Meski perusahaan siap menyalurkan benih sebanyak 3.500 ton. Syaiful memperkirakan permintaan mulai bergerak pada April. Perusahaan menargetkan tahun ini produksi benih setahun bisa mencapai 100.000 ton lebih rendah daripada produksi tahun 2014 sebanyak 120.000 ton.