Sang Hyang Seri belum salurkan benih bersubsidi



JAKARTA. Rupanya selama tiga bulan ini, PT Sang Hyang Seri (SHS) SHS belum menyalurkan benih bersubsidi kepada petani. SHS beralasan, belum ada permintaan benih dari petani. Meskipun perusahaan mengklaim siap untuk menyalurkan benih.

Syaiful Bahri, Direktur Pemasaran SHS mengatakan, saat ini perusahaan masih menunggu daftar permintaan benih. Meski demikian, perusahaan siap menyalurkan benih sebanyak 3.500 ton.

Syaiful memperkirakan permintaan mulai bergerak pada April. Perusahaan menargetkan tahun ini produksi benih setahun bisa mencapai 100.000 ton lebih rendah daripada produksi tahun 2014 sebanyak 120.000 ton.


"April ini baru akan kami salurkan. Sebab sepanjang ini belum ada permintaan dari petani untuk mendapatkan benih," tanda Syaiful pada Senin (30/3).

Saat ini SHS telah memiliki 22 pabrik yang antara lain tersebar di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Lampung dan Sumatera Utara. Itu semua belum cukup memenuhi kebutuhan benih nasional sebanyak 350.000 ton benih. SHS hanya mampu memenuhi 120.000 ton benih dari total kebutuhan benih nasional.

Rata-rata kapasitas produksi pabrik SHS paling besar berkisar 30 ton sampai 35 ton. Sehingga untuk mencapai target benih hingga 350.000 ton diakui sulit. Meskipun pemerintah menunjuk 2 BUMN yakni: SHS dan PT Pertani. SHS akan menyediakan benih sebanyak 60% dari kebutuhan nasional. Sisanya, Pertani sebanyak 40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News