Budidaya jeruk santang madu dapat dilakukan dengan cara okulasi pada pohon jeruk citrun (japan citrun). Menurut Arifin, salah seorang pebudidaya jeruk santang madu asal Purworejo, Jawa Tengah, dalam teknik okulasi ini, batang jeruk santang madu dipotong dan disambungkan dengan bibit jeruk citrun. Pohon santang madu yang akan diokulasi harus sudah berusia minimal enam bulan. Sementara bibit jeruk citrun yang akan diokulasi sebaiknya sudah berusia minimal empat bulan. "Caranya, kita potong tunas santang madu yang sudah tua lalu ditempelkan di jeruk citrun," kata Arifin. Menurut Arifin, dalam melakukan okulasi, pohon jeruk citrun sebagai batang bawah harus dikupas kulit dan kayunya. Lalu ditempel dengan santang madu dan dibungkus rapat dengan plastik.
Santang madu bisa dikembangkan dengan okulasi (2)
Budidaya jeruk santang madu dapat dilakukan dengan cara okulasi pada pohon jeruk citrun (japan citrun). Menurut Arifin, salah seorang pebudidaya jeruk santang madu asal Purworejo, Jawa Tengah, dalam teknik okulasi ini, batang jeruk santang madu dipotong dan disambungkan dengan bibit jeruk citrun. Pohon santang madu yang akan diokulasi harus sudah berusia minimal enam bulan. Sementara bibit jeruk citrun yang akan diokulasi sebaiknya sudah berusia minimal empat bulan. "Caranya, kita potong tunas santang madu yang sudah tua lalu ditempelkan di jeruk citrun," kata Arifin. Menurut Arifin, dalam melakukan okulasi, pohon jeruk citrun sebagai batang bawah harus dikupas kulit dan kayunya. Lalu ditempel dengan santang madu dan dibungkus rapat dengan plastik.