Sarana Meditama (SAME) Dapatkan Fasilitas Kredit Rp 4 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) bersama sejumlah entitas anak memperoleh fasilitas kredit senilai Rp 4 triliun dari perbankan.

Mengutip keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/7/2026), fasilitas pinjaman tersebut diperoleh dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk. 

Corporate Secretary SAME, Rahmiyati Yahya, menyampaikan, fasilitas kredit ini merupakan bagian dari transaksi material yang telah dituangkan dalam Akta Perjanjian Kredit Nomor 12 tertanggal 6 Juli 2026.


Fasilitas tersebut juga melibatkan tujuh entitas anak SAME, yakni PT Sarana Meditama International, PT Sarana Meditama Anugerah, PT Kurnia Sejahtera Utama, PT Unggul Pratama Medika, PT Utama Pratama Medika, PT Kedoya Adyaraya Tbk, serta PT Sinar Medika Sejahtera.

Baca Juga: Buana Finance (BBLD) Raih Fasilitas Kredit Rp 200 Miliar dari Bank Itrust Indonesia

“Dana hasil pinjaman akan digunakan untuk pendanaan kembali (refinancing) atas fasilitas pembiayaan eksisting, mendukung investasi dan belanja modal (capex), serta kebutuhan modal kerja,” ujar Rahmiyati dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kontan, Rabu (8/7/2026).

Namun demikian, perseroan tidak merinci tingkat bunga, tenor, jadwal pembayaran, maupun porsi pembiayaan dari masing-masing bank dalam fasilitas tersebut.

 
SAME Chart by TradingView

Manajemen menegaskan, transaksi ini tidak memberikan dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Selain fasilitas kredit, SAME juga sebelumnya telah mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan berencana menerbitkan sebanyak 1,64 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham atau setara sekitar 9,6% dari total saham disetor.

Baca Juga: Medco Energi (MEDC) Raih Fasilitas Kredit Rp 1,68 Triliun dari HSBC

Dana hasil private placement akan digunakan sebagai alternatif sumber pendanaan, baik untuk memperkuat modal kerja maupun mendukung belanja modal, termasuk pengembangan fasilitas dan operasional rumah sakit.

Manajemen menilai, aksi ini juga berpotensi memperbaiki struktur permodalan serta meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

Dari sisi kinerja, SAME membukukan laba bersih sebesar Rp30,08 miliar pada 2025, meningkat signifikan dibandingkan laba tahun sebelumnya sebesar Rp11,8 miliar.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan yang mencapai Rp1,86 triliun pada 2025 atau naik 9,12% secara tahunan dari Rp1,7 triliun.

Baca Juga: Medco Energi (MEDC) Raih Fasilitas Kredit Rp 800 Miliar dari Bank ICBC Indonesia

Kontribusi terbesar pendapatan berasal dari layanan penunjang medis, khususnya pasien rawat jalan dan kamar rawat inap. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada segmen rawat jalan, diikuti rawat inap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News