KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Brand perlengkapan ibadah lokal SASKARA kembali memperluas Koleksi Nusantara dengan menghadirkan Bungo Ameh. Koleksi terbaru ini mengangkat kekayaan budaya Sumatera Barat, khususnya seni tenun dan ornamen khas Minangkabau, ke dalam produk perlengkapan ibadah. Konseptor sekaligus Desainer SASKARA, Andya Kartika mengatakan, Bungo Ameh yang dalam bahasa Minang berarti "Bunga Emas" merepresentasikan keindahan, kemuliaan dan nilai luhur yang telah melekat dalam budaya Minangkabau. "Bungo Ameh terinspirasi dari kemegahan Mahkota Suntiang dan keindahan motif kain Songket khas Sumatera Barat. Susunan ornamen bunga yang berkilau pada mahkota suntiang serta motif songket yang sarat makna kami padukan untuk menghadirkan koleksi yang tidak hanya indah, tetapi juga kaya nilai budaya," ujar Andya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
Saskara Perluas Pasar Perlengkapan Ibadah lewat Koleksi Nusantara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Brand perlengkapan ibadah lokal SASKARA kembali memperluas Koleksi Nusantara dengan menghadirkan Bungo Ameh. Koleksi terbaru ini mengangkat kekayaan budaya Sumatera Barat, khususnya seni tenun dan ornamen khas Minangkabau, ke dalam produk perlengkapan ibadah. Konseptor sekaligus Desainer SASKARA, Andya Kartika mengatakan, Bungo Ameh yang dalam bahasa Minang berarti "Bunga Emas" merepresentasikan keindahan, kemuliaan dan nilai luhur yang telah melekat dalam budaya Minangkabau. "Bungo Ameh terinspirasi dari kemegahan Mahkota Suntiang dan keindahan motif kain Songket khas Sumatera Barat. Susunan ornamen bunga yang berkilau pada mahkota suntiang serta motif songket yang sarat makna kami padukan untuk menghadirkan koleksi yang tidak hanya indah, tetapi juga kaya nilai budaya," ujar Andya dalam keterangan tertulis, Senin (17/8/2026).
TAG: