Satu Tahun Danantara, Prabowo Minta Jaga Kualitas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danantara Indonesia genap menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya sebagai lembaga pengelola investasi negara.

Dalam kegiatan refleksi yang digelar di Wisma Danantara, Rabu (11/3/2026), Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya disiplin tata kelola guna memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pengelolaan aset negara yang lebih profesional.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan apresiasinya atas keberadaan lembaga yang kini disejajarkan dengan sovereign wealth fund (SWF) di tingkat global ini. Namun, ia mengingatkan jajaran Danantara bahwa pencapaian kinerja pengelolaan aset negara yang meningkat signifikan dalam setahun terakhir barulah langkah awal.


“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Akan Disahkan DPR Hari Ini (13/3), Berikut 5 Nama Komisioner OJK Terpilih

CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani mengungkapkan bahwa tahun pertama operasional Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan. Hal ini menjadi pijakan dasar bagi transformasi pengelolaan aset negara agar lebih transparan dan akuntabel.

“Tahun pertama ini adalah tahun pembangunan fondasi. Kami membangun tata kelola yang kuat, memperkuat struktur kelembagaan, serta memulai berbagai inisiatif strategis yang menjadi pijakan bagi penciptaan nilai jangka panjang bagi Indonesia,” ujar Rosan.

Sebagai entitas induk, BPI Danantara tercatat telah menyusun lebih dari 27 kebijakan tata kelola (governance framework) sepanjang tahun 2025. Langkah ini diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan guna memastikan seluruh investasi berjalan profesional. 

Tak hanya fokus pada profit, Danantara juga turut menopang program prioritas seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, hingga pengembangan perumahan rakyat.

Guna memperkuat dampak sosial, Danantara juga telah membentuk Yayasan Danantara Indonesia Trust Fund pada Oktober 2025 sebagai platform filantropi. Inisiatif ini mendorong investasi sosial di sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, hingga akses air dan sanitasi melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News