Baik penjualan bibit maupun hasil buahnya, sawo manila bisa mendatangkan untung menggiurkan. Apalagi, budidaya tanaman ini tidak memerlukan perlakuan khusus. Pemilik Angel Nursery di Bogor, Parta Suhanda bilang, pembudidayaan sawo manila relatif mudah. Ia biasanya memperbanyak bibit dengan metode pencangkokan atau okulasi pada ranting pohon indukan. Metode ini terbilang paling mudah dengan kualitas yang baik. Proses pencangkokan dilakukan selama dua hingga tiga bulan, sampai bibit siap disemai. Setelah bibit cukup tinggi siap dipindahkan ke tanah dengan jarak tanam antar pohon 5 meter. Saat mulai ditanam, bibit harus diberi pupuk kandang sebanyak 2 kilogram (kg) hingga 3 kg. Sebulan kemudian, dipupuk lagi dengan NPK 16.
Sawo manila lebat berbuah di usia tiga tahun (2)
Baik penjualan bibit maupun hasil buahnya, sawo manila bisa mendatangkan untung menggiurkan. Apalagi, budidaya tanaman ini tidak memerlukan perlakuan khusus. Pemilik Angel Nursery di Bogor, Parta Suhanda bilang, pembudidayaan sawo manila relatif mudah. Ia biasanya memperbanyak bibit dengan metode pencangkokan atau okulasi pada ranting pohon indukan. Metode ini terbilang paling mudah dengan kualitas yang baik. Proses pencangkokan dilakukan selama dua hingga tiga bulan, sampai bibit siap disemai. Setelah bibit cukup tinggi siap dipindahkan ke tanah dengan jarak tanam antar pohon 5 meter. Saat mulai ditanam, bibit harus diberi pupuk kandang sebanyak 2 kilogram (kg) hingga 3 kg. Sebulan kemudian, dipupuk lagi dengan NPK 16.