KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) masih mendominasi alokasi investasi industri dana pensiun. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menerangkan alokasi investasi dana pensiun di SBN sebesar Rp 1.041 triliun per April 2026. "Penempatan investasi masih didominasi SBN atau porsinya 64,41% dari total investasi," ujarnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (23/6/2026). Ogi menerangkan alokasi terbesar kedua industri ditempatkan di instrumen deposito dan tabungan. Nilainya mencapai Rp 225,71 triliun atau porsinya sebesar 13,95%.
SBN Dominasi Alokasi Investasi Dana Pensiun per April 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) masih mendominasi alokasi investasi industri dana pensiun. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menerangkan alokasi investasi dana pensiun di SBN sebesar Rp 1.041 triliun per April 2026. "Penempatan investasi masih didominasi SBN atau porsinya 64,41% dari total investasi," ujarnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (23/6/2026). Ogi menerangkan alokasi terbesar kedua industri ditempatkan di instrumen deposito dan tabungan. Nilainya mencapai Rp 225,71 triliun atau porsinya sebesar 13,95%.
TAG: