JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Menteri koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto bersama Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatasi kerusuhan yang terjadi di Bima, Nusa Tenggara Barat. Untuk menghindari tindakan-tindakan yang mengarah pada perusakan atau anarkis. "Presiden menginstruksikan Menkopolhukam bersama Kapolri melakukan langkah antisipasi untuk menghindari tindakan-tindakan yang sifatnya destruktif. Apalagi anarkis," papar juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha di Istana, Kamis (26/1). Julian menegaskan agar kasus yang terjadi di Bima segera diselesaikan sepenuhnya secara hukum. "Kejadian masih terus berlangsung itu akan sepenuhnya diproses secara hukum. Bagaimana hukum yang berlangsung," ujarnya.
SBY instruksikan penyelesaian kerusuhan Bima
JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Menteri koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto bersama Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatasi kerusuhan yang terjadi di Bima, Nusa Tenggara Barat. Untuk menghindari tindakan-tindakan yang mengarah pada perusakan atau anarkis. "Presiden menginstruksikan Menkopolhukam bersama Kapolri melakukan langkah antisipasi untuk menghindari tindakan-tindakan yang sifatnya destruktif. Apalagi anarkis," papar juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha di Istana, Kamis (26/1). Julian menegaskan agar kasus yang terjadi di Bima segera diselesaikan sepenuhnya secara hukum. "Kejadian masih terus berlangsung itu akan sepenuhnya diproses secara hukum. Bagaimana hukum yang berlangsung," ujarnya.