SUMEDANG. Sebanyak 1.586 lulusan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) yang telah diwisuda, hari dilantik menjadi pamong praja muda oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Upacara pelantikan dilakukan Senin (16/6) ini di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang. Dalam sambutannya, SBY berharap lulusan IPDN yang baru dilantiknya bisa segera bekerja dan mengabdi untuk pemerintah. "Dipundak kalian tergantung harapan rakyat akan hadirnya sosok aparatur pemerintah yang jujur, amanah, profesional, dan berwibawa," kata SBY. Ia juga menyinggung soal kinerja pemerintahan dirinya dan pemerintahan di daerah selama ini. Menurutnya pelaksanaan otonomi daerah merupakan produk reformasi yang palng berharga. Sebab pembagian kekuasaan dan pengelolaan daerah yang dideligasikan ke setiap kepala daerah, telah mendorong pembangunan di daerah. Meskipun demikian, tantangan pelaksanaan otonomi daerah masih cukup besar, sehingga dibutuhkan kepemimpinan dan pegawai pemerintahan yang berkualitas.
SBY lantik 1.586 lulusan IPDN jadi pamong praja
SUMEDANG. Sebanyak 1.586 lulusan Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) yang telah diwisuda, hari dilantik menjadi pamong praja muda oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Upacara pelantikan dilakukan Senin (16/6) ini di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang. Dalam sambutannya, SBY berharap lulusan IPDN yang baru dilantiknya bisa segera bekerja dan mengabdi untuk pemerintah. "Dipundak kalian tergantung harapan rakyat akan hadirnya sosok aparatur pemerintah yang jujur, amanah, profesional, dan berwibawa," kata SBY. Ia juga menyinggung soal kinerja pemerintahan dirinya dan pemerintahan di daerah selama ini. Menurutnya pelaksanaan otonomi daerah merupakan produk reformasi yang palng berharga. Sebab pembagian kekuasaan dan pengelolaan daerah yang dideligasikan ke setiap kepala daerah, telah mendorong pembangunan di daerah. Meskipun demikian, tantangan pelaksanaan otonomi daerah masih cukup besar, sehingga dibutuhkan kepemimpinan dan pegawai pemerintahan yang berkualitas.