KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Siam Cement Group (SCG) melanjutkan upaya perluasan pasar di Indonesia. Grup konglomerasi bisnis asal Thailand ini membidik ekspansi di segmen Business-to-Business (B2B) maupun Business-to-Consumer (B2C) dengan mengusung produk semen rendah karbon. Penetrasi SCG di pasar Indonesia dilakukan melalui sederet anak usaha, antara lain lewat PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi. Memasuki tahun 2026, Presiden Direktur PT Semen Jawa & PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat mengungkapkan bahwa SCG melihat adanya peluang fundamental di industri semen Indonesia. Dengan tetap mengusung sikap optimisme yang terukur, SCG melihat indikasi pemulihan industri semen pada tahun ini. Proyeksi ini merujuk estimasi dari Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (Asperssi) yang memperkirakan pasar industri semen bisa tumbuh moderat sekitar 1% - 2% pada tahun ini.
SCG Indonesia Memacu Pemasaran Semen Rendah Karbon di Segmen B2B dan B2C
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Siam Cement Group (SCG) melanjutkan upaya perluasan pasar di Indonesia. Grup konglomerasi bisnis asal Thailand ini membidik ekspansi di segmen Business-to-Business (B2B) maupun Business-to-Consumer (B2C) dengan mengusung produk semen rendah karbon. Penetrasi SCG di pasar Indonesia dilakukan melalui sederet anak usaha, antara lain lewat PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi. Memasuki tahun 2026, Presiden Direktur PT Semen Jawa & PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat mengungkapkan bahwa SCG melihat adanya peluang fundamental di industri semen Indonesia. Dengan tetap mengusung sikap optimisme yang terukur, SCG melihat indikasi pemulihan industri semen pada tahun ini. Proyeksi ini merujuk estimasi dari Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (Asperssi) yang memperkirakan pasar industri semen bisa tumbuh moderat sekitar 1% - 2% pada tahun ini.
TAG: