SCNP Serap Capex Rp 19,87 Miliar, Fokus Perkuat Kapasitas Produksi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 65 miliar sepanjang tahun 2026.

Dana tersebut difokuskan untuk memperkuat kapasitas produksi melalui pembangunan dan perawatan aset tetap, sekaligus menyelesaikan instalasi infrastruktur semi-robotik yang ditargetkan rampung pada semester II-2026.


Direktur Keuangan SCNP Donny T. Herwindo menjelaskan, anggaran capex tahun ini digunakan untuk pembangunan dan perawatan aset, serta penyelesaian instalasi robotic arm pada infrastruktur coating dan stamping yang dijadwalkan selesai pada semester II-2026.

“Saat ini Perseroan fokus pada finalisasi infrastruktur kapasitas terpasang dari mesin dan fasilitas semi-robotik untuk mencapai target volume produksi sebesar 1,59 juta unit di tahun 2026,” ungkap Donny, kepada Kontan.co.id, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Laba MINE Menyusut, Meski Pendapatan Naik 6% Jadi Rp 1,22 Triliun Semester I-2026

Dari total belanja modal tersebut, perusahaan mengalokasikan Rp 30 miliar untuk pengadaan mesin, Rp 25 miliar untuk pembangunan gedung, serta Rp 10 miliar untuk pembelian peralatan pabrik.

Hingga akhir semester I-2026, realisasi penyerapan capex telah mencapai Rp 19,87 miliar atau sekitar 30,56% dari total anggaran yang disiapkan tahun ini.

Manajemen memastikan tidak akan menambah investasi mesin baru pada semester II-2026. Sebagai gantinya, SCNP akan memaksimalkan utilisasi fasilitas produksi yang telah dibangun agar dapat segera beroperasi secara penuh.

“Prioritas manajemen saat ini adalah optimalisasi utilitas kapasitas pabrik terpasang yang akan siap produksi di kuartal ketiga tahun 2026. Infrastruktur semi-robotik tersebut diharapkan mampu mencapai target volume 2026 sebesar 1,59 juta unit," sebutnya.

 
SCNP Chart by TradingView

Optimalisasi kapasitas produksi tersebut diharapkan mampu menopang target pertumbuhan kinerja perseroan sepanjang tahun ini. SCNP membidik pendapatan sebesar Rp 388,81 miliar pada 2026, atau meningkat 61,4% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang sebesar Rp 240,89 miliar.

Selain itu, perusahaan juga menargetkan laba bersih mencapai Rp 24,30 miliar pada tahun 2026.

Dari sisi bisnis, manajemen menilai prospek pada semester II-2026 masih cukup positif. Segmen home appliances diperkirakan tetap menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan. Sementara itu, bisnis alat kesehatan terus diperkuat melalui inovasi produk, peningkatan infrastruktur, serta perluasan penetrasi pasar.

Kinerja keuangan SCNP hingga akhir Juni 2026 turut menunjukkan pertumbuhan yang solid. Perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 156,58 miliar pada semester I-2026, meningkat 41,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 110,46 miliar.

Di sisi profitabilitas, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 28,32% menjadi Rp 12,55 miliar, dibandingkan Rp 9,78 miliar pada semester I-2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News