Sebanyak 14 Bumdes di Kudus Mendapat Pelatihan dari Djarum



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembinaan masyarakat desa masih diperlukan guna mendorong perekonomian di pedesaan.

Untuk itu PT Djarum kembali menggelar pelatihan dasar pengelola Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes di Wisma Karyawan Djarum, Kudus, Jawa Tengah akhir pekan kemarin. Pelatihan tersebut melibatkan sebanyak 14 desa di area Kudus.

Achmad Budiharto, Deputy General Manager Corporate Communications PT Djarum, menjelaskan Bumdes merupakan salah satu cara yang efektif untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat pedesaan.


Syaratnya adalah jika badan usaha tersebut dikelola dengan baik. Untuk itu, sejak 2019, perusahaan ini  aktif memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para pengurus Bumdes, khususnya yang berlokasi di wilayah Kudus, Jawa Tengah.

Tujuannya agar para Bumdes bisa mengeksekusi rencana bisnis dengan baik hingga sanggup membuat laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai standar.

“Sehingga pada akhirnya Bumdes tersebut dapat bermanfaat maksimal bagi warga desa,” tutur Achmad dalam keterangan, Senin (20/2).

Baca Juga: Djarum Foundation Akan Tambah Wilayah Program Penanaman Pohon

Pelatihan yang digelar tersebut melibatkan 14 desa dari enam kecamatan yakni: Desa Soco, Ternadi dan Cendono (Kecamatan Dawe), Desa Peganjaran, Dersalam dan Gondangmanis (Kecamatan Bae), Desa Kaliputu (Kecamatan Kota), Desa Kirik, Mejobo, dan Payaman (Kecamatan Mejobo), Desa Hadipolo, Honggosoco, dan Klaling (Kecamatab Jekulo) dan Desa Tanjung Karang (Kecamatan Jati).

Para peserta mendapat beragam materi. Mulai dari pemetaan potensi desa, pembuatan analisis kelayakan bisnis, sampai pembuatan program kerja (business plan). Pada hari terakhir pelatihan, peserta bersama-sama membahas rancangan AD/ART lalu serentak mendaftarkan nama Bumdes  ke Kementerian Desa PDTT secara daring. 

Ema Widiastuti, salah satu peserta dari Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, menyatakan materi tentang pemetaan potensi desa langsung membuat dirinya berencana membuat rencana usaha Bumdes di desanya.

Pelatihan ini juga diramaikan dengan lapak dari beberapa BUmdes dampingan PT Djarum. Yakni Bumdes Pedawang, Tumpangkrasak, Panjang, Wonosoco, Krandon, dan Japan yang menjajakan produk-produk unggulan masing-masing Bumdes. 

Sejauh ini PT Djarum sudah menggelar pengembangan Bumdes sebanyak tujuh kali. Dari total 75 Bumdes di Kabupaten Kudus saat ini, 49 Bumdes sudah mendapatkan pelatihan.

Di program ini PT Djarum bermitra dengan Pemkab Kudus, Dinas PMD, dan tenaga pendamping desa dari Kemendes PDTT. Serta Blibli.com, PT Pos, ICON+, PT Albitec, dan Bank Jateng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Markus Sumartomjon