MOMSMONEY.ID - Menanam monstera di air tak selalu baik untuk kondisi tanaman. Ada kekurangan menanam monstera di air yang perlu Anda ketahui. Setiap cara menanam monstera pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya. Maka dari itu, Anda perlu mempertimbangkan sebelum pada akhirnya memilih cara menanam dan merawat monstera yang benar.
Seperti disebutkan sebelumnya, kombinasi bahan organik dan air akan menghasilkan penumpukan alga dan bakteri. Lendir yang dihasilkan akan berkumpul di permukaan air, batang dan akar tanaman. Lendir ini bisa berbahaya karena bisa membuat tanaman monstera menjadi busuk dan mempersulit tanaman menyerap nutrisi. Namun, dengan membilas akar tanaman dengan hati-hati di bawah air bersih setiap kali menyegarkan air di wadahnya, Anda dapat membantu mencegah penumpukan yang dapat membuat tanaman sakit. Baca Juga: Intip Cara Mengolah Kulit Pisang Jadi Pupuk, Bikin Tanaman Subur 2. Lumut Jika air di vas atau wadah tanaman Anda mulai tergenang, ganggang akan terbentuk. Lumut adalah organisme hidup yang dapat bervariasi dalam warna dan memiliki beberapa kesamaan dengan jamur. Kadang-kadang juga dikenal dengan nama sampah kolam. Meskipun tidak semua bentuk alga beracun, air yang menjadi keruh, berlendir, atau berbau berbahaya bagi manusia dan hewan. 3. Perawatan lebih rumit
Jika Anda berpikir bahwa menanam monstera di air lebih mudah, itu salah. Air keruh tidak hanya sangat tidak sehat untuk tanaman, tetapi juga tidak sehat untuk ada di rumah Anda. Anda perlu mengganti air secara teratur, membilas wadah, dan membilas akar tanaman dengan lembut, juga untuk mencegah busuk akar dan pertumbuhan bakteri. Baca Juga: Daun Monstera Jadi Hitam? Jangan Khawatir, Simak Cara Mengatasi dengan Mudah 4. Tumbuh lebih lambat