KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembagian dividen oleh sejumlah emiten masih terus bergulir. Pekan depan, setidaknya ada 26 emiten yang memasuki periode
cum date. Pertama ada PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) dengan
yield 2%, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMAR) dengan
yield 2,21% dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) dengan
yield 4,59%. Lalu ada PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) 3%, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) 1,42%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) 0,71, PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) 2,29%, dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dengan
yield 0,50%.
Selanjutnya ada PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) dengan dividen
yield 2,66%, PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) dengan
yield 6,85%, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) 4,25%, PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) dengan
yield 1,68%.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan pada Senin (13/6), Saham-saham Ini Bisa Dilirik Berikutnya PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) 3,26%, PT Lautan Luas Tbk (LTLS) 3,42%, PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) 3,14%, dan PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) dengan
yield 1,47%. Kemudian ada PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) dengan
yield 2%, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) 1,66%, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) 0,26%, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 0,60%. Ada pula PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) 3,37%, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) 0,62%, Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) 2,25%, PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) 5,81%, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) 0,16%, dan PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) 6,23%.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan, peningkatan kinerja fundamental emiten mempengaruhi peningkatan
dividend yield, di tengahnya prospek yang positif pada pemulihan ekonomi domestik. Hanya saja, Nafan belum dapat memberikan rekomendasi saham-saham tersebut untuk saat ini. "Saya merekomendasikan agar baiknya pelaku pasar mencermati perilisan laporan keuangan kuartal 2-2022 emiten," katanya, Minggu (12/6).
Baca Juga: Mayoritas Belum Mencerminkan Harga Wajar, Saham-saham Baru Perlu Dicermati Pengamat Pasar Modal dari Asosiasi Analis Efek Indonesia, Reza Priyambada menambahkan, biasanya pelaku pasar akan mencermati pola pergerakannya, besaran dividen, hingga perhitungan
dividend yield-nya yang sekiranya menarik buat pelaku pasar. Selain itu, katanya, pelaku pasar tidak hanya memperhatikan besaran dividen dan
dividend yield saja namun, juga memperhatikan likuiditas pasarnya. Dari saham-saham tersebut, ia saham yang terbilang menarik ada PPGL, DMAS, HRUM, ESSA, dan LTLS karena diikuti dengan likuiditas pasar yang menarik. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News