Segera Go Public, Sunway Healthcare Bakal Pecahkan Rekor IPO di Malaysia



KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Sunway Healthcare Holdings meluncurkan rencana penawaran umum saham perdana atawa Initial Public Offering (IPO) dengan mengincar dana sebesar 2,86 miliar ringgit atau setara US$ 736 juta. Ini bakal menjadi pencatatan saham terbesar di Malaysia dalam hampir satu dekade.

IPO Sunway ini menawarkan 1,97 miliar saham dengan harga 1,45 ringgit per saham. Berdasarkan prospektus seperti dikutip dari Reuters, jumlah saham yang dilepas tersebut mencapai 17,1% saham.

Dengan harga penawaran itu, maka nilai pasar Sunway Healthcare bakal mencapai 16,7 miliar ringgit dengan total 11,5 miliar saham, menurut prospektus tersebut.


Saham Sunway Healthcare dijadwalkan mulai diperdagangkan di bursa saham pada 18 Maret.

Baca Juga: Dua Kali Menolak, Korsel Kini Setuju Tawaran Google Ekspor Data Peta Presisi Tinggi

Sunway Healthcare, sebuah unit dari konglomerat Malaysia Sunway, adalah salah satu penyedia layanan kesehatan swasta terkemuka di Malaysia dengan total tempat tidur berlisensi sebanyak 1.805 per Januari 2026. 

Perusahaan ini mengoperasikan Sunway Medical Centre di Kuala Lumpur, yang merupakan rumah sakit swasta terbesar di Malaysia.

Ketua Sunway, Jeffrey Cheah, mengatakan unit layanan kesehatan perusahaannya juga berupaya untuk berekspansi secara regional.

"Kami tidak menetapkan tenggat waktu, tetapi saya pikir kami sedang mencari peluang," katanya kepada wartawan pada peluncuran IPO pada hari Jumat.

Pencatatan saham ini akan membuat kapitalisasi pasar gabungan dari keempat unit Sunway yang terdaftar tumbuh menjadi lebih dari 70 miliar ringgit, kata Cheah.

IPO Sunway Healthcare diprediksi akan menjadi IPO terbesar di Malaysia sejak IPO Lotte Chemical Titan Holdings senilai 3,8 miliar ringgit pada tahun 2017.

Bursa Malaysia berhasil mengumpulkan dana IPO sebesar $2,36 miliar pada tahun 2025, menempati peringkat kedua di Asia Tenggara setelah Singapura, menurut data LSEG.

Hingga tahun 2026, penawaran saham Malaysia telah mengumpulkan dana sebesar $128,9 juta, menurut data LSEG.

IPO ini terdiri dari 575 juta saham baru dan 1,39 miliar saham dari investor yang sudah ada yang akan diterbitkan kepada investor ritel dan institusional, sebagaimana tercantum dalam prospektus.

Sunway City dan Greenwood Capital, unit tidak langsung dari GIC Singapura, adalah pemegang saham penjual.

Baca Juga: China Rem Reli Yuan, Dolar Australia Jadi Bintang di Bulan Februari 2026

IPO ini didukung oleh 20 investor utama termasuk unit Malaysia dari perusahaan asuransi AIA Group, penyedia dana pensiun Malaysia, Employees Provident Fund, dan JPMorgan Asset Management, menurut prospektus.

Hasil IPO terutama akan digunakan untuk mendukung perluasan rumah sakit yang sudah ada, demikian menurut prospektus.

Reuters melaporkan tahun lalu bahwa Sunway Healthcare berencana untuk melakukan debut di Bursa Malaysia dengan penawaran lebih dari 3 miliar ringgit, yang menilai operator rumah sakit tersebut lebih dari 15 miliar ringgit.

Untuk tahun 2024, laba bersih Sunway Healthcare meningkat 42% menjadi 257,5 juta ringgit dari tahun sebelumnya, sementara pendapatan naik 27% menjadi 1,85 miliar ringgit.