KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (
SRAJ) atau Mayapada Healthcare mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 1,5 triliun pada 2026. Alokasi capex tahun ini digunakan di antaranya untuk ekspansi jaringan rumah sakit serta penguatan layanan berteknologi tinggi. Corporate Secretary Mayapada Healthcare, Arie Farisandi, mengatakan alokasi capex tersebut difokuskan pada pengembangan rumah sakit existing, pembangunan rumah sakit baru, serta pembaruan peralatan medis mutakhir.
“Capex tahun ini kami arahkan untuk memperkuat layanan spesialis dan subspesialis, meningkatkan kompleksitas tindakan medis, sekaligus memperkuat positioning kami di segmen high-end,” ujar Arie, kepada KONTAN, Jumat (27/2/2026).
Baca Juga: Sociolla Tambah Portofolio Aset Brand lewat Peluncuran IP Wonderians Salah satu proyek strategis adalah pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, yang mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2024.
Rumah sakit bertaraf internasional ini akan dibangun di atas lahan sekitar 30.000 meter persegi, terdiri dari 15 lantai, dengan kapasitas sekitar 250 tempat tidur. Melalui kolaborasi dengan Apollo Hospitals Group, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan domestik sekaligus menangkap potensi medical tourism, baik dari masyarakat Sumatra dan Indonesia yang selama ini berobat ke luar negeri, maupun pasien mancanegara seperti Malaysia dan Singapura. Selain proyek di Batam, Mayapada Hospital Jakarta Selatan Tower 3 juga tengah dikembangkan dengan fokus pada layanan premium, bedah robotik, serta teknologi diagnostik seperti Digital PET Scan dan SPECT-CT. Seiring ekspansi tersebut, SRAJ menargetkan pertumbuhan pendapatan dan EBITDA di atas 20% pada 2026.
Target ini ditopang oleh peningkatan volume pasien, perbaikan
case mix ke arah prosedur berkompleksitas lebih tinggi, optimalisasi utilisasi kapasitas, serta kontribusi investasi capex sebelumnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News