Sejarah Singkat Hari Perempuan Internasional yang Diperingati Setiap 8 Maret



KONTAN.CO.ID - Setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional atau Hari Perempuan Sedunia. Sejarah penetapan Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day melalui proses yang panjang. 

Perayaan yang diperingati tiap tanggal 8 Maret ini adalah bentuk peringatan perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan gender dan hak-haknya.

Dirangkum dari laman International Women's Day, sejarah Hari Perempuan Internasional telah dimulai sejak awal 1900-an. Ketika masa ekspansi dan pergolakan besar di dunia industri dan mulainya ledakan pertumbuhan populasi serta kebangkitan ideologi radikal.


Baca Juga: 34 Kata-kata Selamat Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2023 yang Bermakna

Sejarah Hari Perempuan Internasional dimulai di Amerika Serikat saat 15.000 wanita melakukan long march di Kota New York menuntut jam kerja yang lebih pendek, gaji yang lebih baik, dan hak untuk memilih.

Seiring berjalannya waktu, Hari Perempuan Internasional dijadikan momentum kampanye berbagai isu yang dihadapi oleh perempuan di seluruh dunia seperti kekerasan seksual, ketimpangan ekonomi, dan diskriminasi gender.

Nah, tema Hari Perempuan International 2023 adalah #EmbraceEquity yang dapat Anda bagikan di media sosial. Makna dari tema tersebut adalah kita semua dapat menolak adanya stereotip gender, diskriminasi, serta mengusahakan inklusi. 

Baca Juga: Untuk Ragam Kebutuhan dan Gaya Hidup, Ini 5 Rekomendasi Sofa dari IKEA

Hal tersebut dapat diwujudkan melalui aktivisme secara kolektif yang menciptakan perubahan. Mulai dari aksi kecil sampai yang berskala besar, kita semua bisa merangkul kesetaraan. 

Cara merayakan International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional salah satunya dengan mengunggah kisah inspiratif menggunakan tagar #EmbraceEquity di media sosial untuk menularkan semangat positif. 

Lantas, seperti apa sejarah Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret?

Baca Juga: UNIQLO Ajak Perempuan Indonesia Lengkapi Kebutuhan Tubuh lewat Koleksi Innerwear

Sejarah Hari Perempuan Internasional

Hari Perempuan Internasional telah dirayakan lebih dari satu abad, dengan kongres pertama yang berlangsung pada tahun 1911. 

Perayaan ini muncul pertama kali dari kegiatan gerakan buruh pada pergantian abad XX di Amerika Utara dan di seluruh Eropa. Nah, berikut timeline sejarah Hari Perempuan Internasional dirangkum dari laman Indonesia Baik dan International Women's Day:

  • 1909
Peringatan Hari Perempuan Nasional pertama kali dilakukan pada 28 Februari 1909 di New York, Amerika Serikat. Agenda ini diinisiasi oleh Partai Sosialis Amerika Serikat untuk memperingati setahun berlalunya demonstrasi kaum perempuan di New York pada 8 Maret 1908.

Baca Juga: Jika AS Tembak Jatuh Uji Coba Rudalnya, Korea Utara Akan Deklarasikan Perang

  • 1910
Lalu, pada 1910, organisasi sosialis internasional berkumpul di Kopenhagen untuk menetapkan Hari Perempuan. 

Seorang perempuan bernama Clara Zetkin, pemimpin 'Kantor Wanita' untuk Partai Sosial Demokrat di Jerman mengajukan gagasan tentang Hari Perempuan Internasional. 

Dia mengusulkan bahwa setiap tahun di setiap negara harus ada perayaan pada hari yang sama untuk Hari Perempuan guna menyuarakan tuntutan mereka.

Usul ini disepakati oleh 100 perempuan dari 17 negara. Namun, belum ditetapkan soal tanggal berapa Hari Perempuan Internasional diperingati. 

Baca Juga: Peringati International Women's Day dengan Nonton 5 Film Perempuan dari Indonesia Ini

  • 1911
Kemudian, pada 19 Maret 1911, Hari Perempuan Internasional ditandai pada 19 Maret dan diperingati di Austria, Jerman, Swis, dan Denmark. Lebih dari 1 juta perempuan dan laki-laki ikut terlibat.

  • 1913-1914
Pada kurun waktu 1913-1914, Hari Perempuan Internasional dipakai sebagai gerakan penolakan Perang Dunia I. Di sejumlah negara Eropa, Hari Perempuan Internasional dipakai untuk memprotes perang dunia atau sebagai aksi solidaritas sesama wanita.

Baca Juga: Hari Perempuan Internasional: Rahasia Sukses 3 Srikandi Bisnis Kuliner Raup Cuan

  • 1917
Pada tahun 1917, para perempuan Rusia memprotes perang dengan gerakan bertajuk 'Roti dan Perdamaian' pada hari Minggu terakhir di bulan Februari. 

Hari tersebut bertepatan dengan tanggal 8 Maret di kalender Masehi. Empat hari kemudian, Tsar Rusia memberikan hak untuk memilih untuk para perempuan.

Baca Juga: 40 Twibbon Hari Musik Nasional 2023 yang Diperingati Setiap Tanggal 9 Maret

  • 1975
Hingga akhirnya pada tahun 1975, untuk pertama kalinya PBB memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Sejak saat itulah setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional.

Demikian sejarah Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News