JAKARTA. Sejumlah dukungan terhadap dua Pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Martha Hamzah terus mengalir. Ratusan orang yang tergabung dalam berbagai komunitas tampak membanjiri halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara bergiliran sejak pagi hingga petang hari. Beberapa komunitas itu adalah Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Komite Indonesia Bangkit dan Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPK Negara). Ada juga Komite Mahasiswa Jakarta Raya (KM Raya) yang merupakan gabungan dari sejumlah kelompok mahasiswa di DKI Jakarta. Anggota DPD, M Asri Anas menyesalkan penahanan terhadap Bibit dan Chandra. "Kami menuntut pemberantasan korupsi dan bukan pemberantasan KPK," katanya, (02/10). Asri juga mengatakan, jika 53 Anggota DPD siap ikut menjaminkan diri atas penahanan Bibit dan Chandra.
Sejumlah Elemen Minta Bibit-Chandra Dibebaskan
JAKARTA. Sejumlah dukungan terhadap dua Pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Martha Hamzah terus mengalir. Ratusan orang yang tergabung dalam berbagai komunitas tampak membanjiri halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara bergiliran sejak pagi hingga petang hari. Beberapa komunitas itu adalah Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Komite Indonesia Bangkit dan Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPK Negara). Ada juga Komite Mahasiswa Jakarta Raya (KM Raya) yang merupakan gabungan dari sejumlah kelompok mahasiswa di DKI Jakarta. Anggota DPD, M Asri Anas menyesalkan penahanan terhadap Bibit dan Chandra. "Kami menuntut pemberantasan korupsi dan bukan pemberantasan KPK," katanya, (02/10). Asri juga mengatakan, jika 53 Anggota DPD siap ikut menjaminkan diri atas penahanan Bibit dan Chandra.