KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar masih terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini bakal menjadi angin segar bagi emiten yang berorientasi pada impor, khususnya sektor farmasi. Hingga akhir perdagangan Selasa (20/8), rupiah spot ditutup 0,73% ke posisi Rp 15.436 per dolar AS. Bahkan, kurs rupiah menguat 5,07% secara month to date atau sejak awal Agustus. Direktur Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan penguatan rupiah disebabkan karena melemahnya indeks dolar AS yang disebabkan adanya ekspektasi penurunan suku bunga acuan The Fed.
Sektor Farmasi Bakal dapat Sokongan dari Penguatan Rupiah, Ini Rekomendasi Sahamnya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar masih terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini bakal menjadi angin segar bagi emiten yang berorientasi pada impor, khususnya sektor farmasi. Hingga akhir perdagangan Selasa (20/8), rupiah spot ditutup 0,73% ke posisi Rp 15.436 per dolar AS. Bahkan, kurs rupiah menguat 5,07% secara month to date atau sejak awal Agustus. Direktur Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan penguatan rupiah disebabkan karena melemahnya indeks dolar AS yang disebabkan adanya ekspektasi penurunan suku bunga acuan The Fed.