KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Digitalisasi operasi dinilai menjadi kunci dalam upaya menjaga kinerja hulu migas termasuk mengantisipasi unplanned shutdown. Seperti diketahui, unplanned shutdown kerap membuat kinerja produksi terpaksa harus terganggu atau tidak berjalan optimal. Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal mengungkapkan, perlu ada transformasi digital pada sektor hulu migas. Transformasi ini meliputi implementasi sistem untuk memprediksi perawatan, digitalisasi manajemen aset serta peningkatan jaringan Informasi Teknologi. "Sangat efektif mencegah unplanned shutdown dan juga meningkatkan produktivitas," ungkap Moshe kepada Kontan, Rabu (16/2).
Sektor Hulu Migas Perlu Terapkan Digitalisasi untuk Antisipasi Unplanned Shutdown
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Digitalisasi operasi dinilai menjadi kunci dalam upaya menjaga kinerja hulu migas termasuk mengantisipasi unplanned shutdown. Seperti diketahui, unplanned shutdown kerap membuat kinerja produksi terpaksa harus terganggu atau tidak berjalan optimal. Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal mengungkapkan, perlu ada transformasi digital pada sektor hulu migas. Transformasi ini meliputi implementasi sistem untuk memprediksi perawatan, digitalisasi manajemen aset serta peningkatan jaringan Informasi Teknologi. "Sangat efektif mencegah unplanned shutdown dan juga meningkatkan produktivitas," ungkap Moshe kepada Kontan, Rabu (16/2).