MOMSMONEY.ID - Kucing terkadang menjadi sangat misterius karena tak bisa ditebak apa mau dan maksudnya. Tak heran jika para pemilik kucing berusaha mencari tahu lewat tingkah laku dan ekspresi wajahnya. Misalnya, apakah kucing sedang bahagia, sedih, marah, atau sakit. Namun, benarkah kucing punya ekspresi wajah? Sebelumnya, Anda harus tahu bahwa kucing dapat mengekspresikan perasaannya. Ini dia salurkan melalui body language atau bahasa tubuh dengan menggerakan tubuh, kepala, telinga, dan ekornya. Dengan bahasa tubuh ini, Anda dapat mengetahui kondisi apa yang sedang dialami oleh kucing. Contohnya, seperti dilansir dari The Conversation, seekor kucing yang cemas atau takut mungkin akan berjongkok ke tanah, melengkungkan punggung mereka, menurunkan kepala, dan meratakan telinga. Kucing yang ketakutan dan terancam juga akan menyembunyikan diri, membuat bulu mereka berdiri di tepi (piloereksi), menggeram, mendesis, atau meludah.
Selain Bahasa Tubuh, Kucing Ternyata Juga Punya Ekspresi Wajah
MOMSMONEY.ID - Kucing terkadang menjadi sangat misterius karena tak bisa ditebak apa mau dan maksudnya. Tak heran jika para pemilik kucing berusaha mencari tahu lewat tingkah laku dan ekspresi wajahnya. Misalnya, apakah kucing sedang bahagia, sedih, marah, atau sakit. Namun, benarkah kucing punya ekspresi wajah? Sebelumnya, Anda harus tahu bahwa kucing dapat mengekspresikan perasaannya. Ini dia salurkan melalui body language atau bahasa tubuh dengan menggerakan tubuh, kepala, telinga, dan ekornya. Dengan bahasa tubuh ini, Anda dapat mengetahui kondisi apa yang sedang dialami oleh kucing. Contohnya, seperti dilansir dari The Conversation, seekor kucing yang cemas atau takut mungkin akan berjongkok ke tanah, melengkungkan punggung mereka, menurunkan kepala, dan meratakan telinga. Kucing yang ketakutan dan terancam juga akan menyembunyikan diri, membuat bulu mereka berdiri di tepi (piloereksi), menggeram, mendesis, atau meludah.