JAKARTA. Perbankan mulai getol menyalurkan kredit. Bank Indonesia mencatat sepanjang Juni 2009 saja aliran kredit baru mencapai Rp 28 triliun. Sebagian besar kredit tersebut mengucur untuk sektor usaha perkebunan dan juga infrastruktur. Meski aliran kredit tersebut masih jauh lebih rendah dibanding angka Juni tahun lalu yang mencapai Rp 52,3 triliun, tampaknya BI sudah cukup puas. "Jadi rata-rata penyaluran kredit perbankan per minggu pada Juni lalu mencapai Rp 7 triliun," Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D. Hadad, di sela acara peresmian Museum BI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (21/7). Sebagian besar aliran kredit kredit itu mengucur ke proyek -proyek infrastruktur milik pemerintah, seperti proyek pembangunan pembangkit listrik 10.000 megawatt. "Jika kita dibedakan penggunaannya, kredit konsumsi dan investasi masih seimbang," tambahnya.
Selama Juni Kredit yang Terkucur Capai Rp 28 Triliun
JAKARTA. Perbankan mulai getol menyalurkan kredit. Bank Indonesia mencatat sepanjang Juni 2009 saja aliran kredit baru mencapai Rp 28 triliun. Sebagian besar kredit tersebut mengucur untuk sektor usaha perkebunan dan juga infrastruktur. Meski aliran kredit tersebut masih jauh lebih rendah dibanding angka Juni tahun lalu yang mencapai Rp 52,3 triliun, tampaknya BI sudah cukup puas. "Jadi rata-rata penyaluran kredit perbankan per minggu pada Juni lalu mencapai Rp 7 triliun," Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman D. Hadad, di sela acara peresmian Museum BI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (21/7). Sebagian besar aliran kredit kredit itu mengucur ke proyek -proyek infrastruktur milik pemerintah, seperti proyek pembangunan pembangkit listrik 10.000 megawatt. "Jika kita dibedakan penggunaannya, kredit konsumsi dan investasi masih seimbang," tambahnya.