Selama musim kemarau, Astra Agro berupaya cegah kebakaran hutan dan lahan



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), anggota indeks Kompas100  mengklaim berhasil menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pasar, Kalimantan Timur di musim kemarau ini. Keberhasilan tersebut tak terlepas dari upaya anak usaha AALI yakni PT Borneo Indah Marjaya (BIM) yang membantu menanggulagi karhutla di wilayah Pasar tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasar, Edward Effendi mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas upaya anak usaha AALI tersebut menekan kebakaran hutan dan lanan di wilayah mereka.

Baca Juga: Begini persiapan Astra Agro Lestari (AALI) cegah kebakaran hutan dan lahan


"Kami berharap perusahaan sawit lain yang ada di Paser juga dapat melakukan hal yang sama, berperan aktif dalam pencegahan kahutla,"ujarnya, Kamis (29/8).

Edward melanjutkan, kecepatan indentifikasi dan akurasi atas  setiap kejadian di lapangan serta yang penyebaran informasi secara cepat melalui pesan singkat maupun aplikasi pesan instan whats app menjadi kunci sukses mengantisipasi kathutla.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rahmat menambahkan, pihaknya selalu meng-update semua perkembangan di lapangan termasuk informasi yang disebarluaskan Astra Agro.

"Informasi merupakan bagian penting dari  upaya preventif. Keterlibatan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dan kegiatan penanggulangan juga kunci keberhasilan pencegahan karhutla,” kata Ujang. 

Wahyudi, Head of Fire Operation Management Astra Agro mengatakan, selain deteksi dini,  Astra Agro menyediakan call center dan posko kebakaran yang siaga selama 24 jam bagi masyarakat sekitar. 

Baca Juga: Perang dagang AS-China memanas, saham-saham CPO kembali terangkat

“Layanan ini disediakan bagi masyarakat, jika ingin laporan atau butuh bantuan untuk mitigasi api, perusahaan siap membantu” ungkap Wahyudi. 

Astra Agro juga melakukan integrasi data melalui berbagai layanan seperti BMKG, Sipongi dan Lapan untuk meninjau titik panas yang berada di wilayah konsesi perusahaan. Dengan tingkat keakuratan data lebih besar dari 80%, Astra Agro dapat menerima informasi real time melalui SMS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli