KONTAN.CO.ID - Kekerasan atas perempuan dalam rumahtangga meningkat sejak banyak negara memberlakukan pembatasan lebih ketat, dengan melarang orangĀ meninggalkan rumah mereka untuk menghentikan penyebaran virus corona baru. Melansir Reuters, lembaga-lembaga yang menangani kekerasan atas perempuan dalam rumahtangga di seluruh Amerika Serikat (AS) menyebutkan, terjadi peningkatan permintaan bantuan. Menurut YWCA Northern New Jersey, kasus kekerasan dalam rumahtangga meningkat hingga 24%. Advokat pengontrol senjata di AS, tempat toko senjata tetap boleh buka, mengatakan, mereka khawatir kepemilikan senjata api yang meningkat selama pandemi virus corona bisa menyebabkan lebih banyak kekerasan dalam rumahtangga.
Selama penguncian corona, kekerasan atas perempuan dalam rumahtangga meningkat
KONTAN.CO.ID - Kekerasan atas perempuan dalam rumahtangga meningkat sejak banyak negara memberlakukan pembatasan lebih ketat, dengan melarang orangĀ meninggalkan rumah mereka untuk menghentikan penyebaran virus corona baru. Melansir Reuters, lembaga-lembaga yang menangani kekerasan atas perempuan dalam rumahtangga di seluruh Amerika Serikat (AS) menyebutkan, terjadi peningkatan permintaan bantuan. Menurut YWCA Northern New Jersey, kasus kekerasan dalam rumahtangga meningkat hingga 24%. Advokat pengontrol senjata di AS, tempat toko senjata tetap boleh buka, mengatakan, mereka khawatir kepemilikan senjata api yang meningkat selama pandemi virus corona bisa menyebabkan lebih banyak kekerasan dalam rumahtangga.