Selamat HUT Ke-81 RI, Apakah Bursa Saham Buka? Ini Jadwal Transaksi Di BEI Agustus



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2026 ini libur? 

Investor pasar saham perlu mencermati jadwal perdagangan saham di BEI pekan ini. Aktivitas perdagangan bursa hanya berlangsung selama empat hari karena Senin (17/8/2026) tanggal merah bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Dengan demikian, perdagangan saham akan kembali berlangsung pada Selasa (18/8/2026).


Berdasarkan jadwal libur perdagangan BEI, aktivitas perdagangan pada Senin, 17 Agustus 2026, diliburkan dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Investor kemudian dapat kembali melakukan transaksi saham mulai Selasa hingga Jumat.

Tonton: Trump Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Iran Langsung Membantah

Bursa kembali libur pada pekan berikutnya

Hari perdagangan bursa juga hanya berlangsung selama empat hari pada pekan berikutnya.

BEI dijadwalkan tidak menggelar perdagangan pada Selasa (25/8/2026) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Artinya, perdagangan saham pada pekan 24-28 Agustus 2026 hanya berlangsung pada Senin (24/8), Rabu (26/8), Kamis (27/8), dan Jumat (28/8).

Investor perlu memperhatikan jadwal tersebut, terutama dalam mengatur strategi transaksi dan penyelesaian perdagangan.

Baca Juga: OJK Akan Luncurkan Bursa Mineral dan Komoditas 1 Januari 2027, Berikut Bocorannya

IHSG menguat 1,59% pada akhir pekan

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (14/8/2026) dengan kinerja positif.

IHSG melonjak 100,12 poin atau 1,59% ke level 6.401,88. Penguatan tersebut membawa indeks kembali menembus level 6.400.

Aktivitas perdagangan saham juga cukup ramai. Berdasarkan data perdagangan BEI, volume transaksi mencapai 32,45 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,44 triliun.

Sebanyak 334 saham ditutup menguat, sedangkan 268 saham melemah dan 191 saham lainnya stagnan. 

Penguatan IHSG pada Jumat juga terjadi setelah indeks sempat bergerak di zona merah pada sesi pertama perdagangan. Pada akhirnya, seluruh indeks sektoral mampu bergerak di zona hijau dan menopang penguatan IHSG. 

Meski IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 1,03 triliun di seluruh pasar. Kondisi tersebut menjadi perhatian analis dalam melihat keberlanjutan penguatan pasar saham.

Head of Research & Education Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan penguatan IHSG terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2027 menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,45% pada semester I-2026.

Baca Juga: IHSG Melonjak, Jumat (14/8), Tapi Asing Malah Net Sell Rp 1,03 Triliun 

Menurut Valdy, capaian tersebut menjadi landasan optimisme pemerintah terhadap target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada akhir tahun. Target tersebut kemudian menjadi salah satu sentimen positif bagi pasar saham.

“IHSG ditutup menguat di level 6.401,89 setelah sempat bergerak di teritori negatif, kemudian berbalik menguat setelah Presiden menyampaikan pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga semester pertama,” tulisnya dalam riset, Jumat (14/8/2026).

Selain IHSG, rupiah turut merespons positif penyampaian RAPBN 2027. Valdy mencatat rupiah menguat 0,28% menjadi Rp 17.827 per dolar Amerika Serikat (AS) setelah pemerintah menetapkan asumsi nilai tukar di RAPBN 2027 sebesar Rp 17.500 per dolar AS. 

Berkunjung ke Istana Wapres Gibran di IKN! Warga Masyarakat Bisa Lihat Langsung
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News