KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Pasar minyak mentah Timur Tengah berpotensi mengalami tekanan tambahan jika Selat Hormuz kembali dibuka pada Jumat (19/6/2026). Kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran dapat melepaskan jutaan barel minyak yang selama ini tertahan di kawasan Teluk ke pasar global, menurut para pelaku industri. Para eksekutif industri mengatakan gelombang pasokan tersebut terjadi setelah negara-negara produsen Teluk meningkatkan ekspor melalui transfer kapal-ke-kapal di perairan lepas Uni Emirat Arab dan Oman sepanjang bulan ini, yang menekan harga spot minyak mentah Timur Tengah. Analis Kpler, Muyu Xu, dalam catatan 17 Juni memperkirakan pembukaan kembali Selat Hormuz dapat melepaskan sekitar 93 juta barel minyak non-Iran yang selama ini tertahan di Teluk Persia. Sementara itu, sekitar 50 juta barel lainnya diperkirakan sudah lebih dulu dikirim ke pasar.
Selat Hormuz Dibuka, Pasokan Minyak Global 93 Juta Barel Bisa Banjiri Pasar
KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Pasar minyak mentah Timur Tengah berpotensi mengalami tekanan tambahan jika Selat Hormuz kembali dibuka pada Jumat (19/6/2026). Kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran dapat melepaskan jutaan barel minyak yang selama ini tertahan di kawasan Teluk ke pasar global, menurut para pelaku industri. Para eksekutif industri mengatakan gelombang pasokan tersebut terjadi setelah negara-negara produsen Teluk meningkatkan ekspor melalui transfer kapal-ke-kapal di perairan lepas Uni Emirat Arab dan Oman sepanjang bulan ini, yang menekan harga spot minyak mentah Timur Tengah. Analis Kpler, Muyu Xu, dalam catatan 17 Juni memperkirakan pembukaan kembali Selat Hormuz dapat melepaskan sekitar 93 juta barel minyak non-Iran yang selama ini tertahan di Teluk Persia. Sementara itu, sekitar 50 juta barel lainnya diperkirakan sudah lebih dulu dikirim ke pasar.
TAG: