KONTAN.CO.ID - Universitas Gadjah Mada (UGM) segera membuka gerbang pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026 melalui jalur seleksi mandiri mulai tanggal 14 April 2026. Jalur ini menjadi peluang strategis bagi lulusan SMA sederajat yang ingin menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik Indonesia tersebut. Penerimaan tahun ini menawarkan dua skema utama yang dapat dipilih peserta, yakni Penelusuran Bibit Unggul (PBU) dan UM UGM Computer Based Test (CBT).
Skema dan Persyaratan Seleksi Mandiri UGM 2026
Seleksi mandiri dirancang untuk menjaring talenta berdasarkan prestasi maupun hasil ujian tulis. Mengutip informasi dari laman resmi Admisi UGM, berikut adalah rincian masing-masing jalur: 1. Penelusuran Bibit Unggul (PBU) Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM): Ditujukan untuk siswa yang memiliki prestasi akademik tinggi namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB): Diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga, seni, atau olimpiade sains minimal tingkat provinsi, nasional, atau internasional. 2. UM UGM CBT Jalur ini menggunakan metode ujian berbasis komputer. Melansir pengumuman Admisi UGM, penilaian akhir dihitung berdasarkan kombinasi nilai ujian tulis mandiri (CBT) dan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).Jadwal Penting Seleksi Mandiri UGM 2026
Pastikan para calon pelamar mencatat rentang tanggal berikut agar tidak melewatkan kesempatan pendaftaran: Jalur Penelusuran Bibit Unggul (PBU)- Pendaftaran online: tanggal 14-29 April 2026.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: tanggal 11 Mei 2026.
- Pelaksanaan tes keterampilan (khusus prodi seni dan olahraga): tanggal 21-23 Mei 2026.
- Pengumuman hasil akhir: tanggal 4 Juni 2026.
- Pendaftaran online: tanggal 14 April-5 Mei 2026.
- Pelaksanaan ujian tulis: tanggal 2-6 Juni 2026.
- Pengumuman hasil seleksi: tanggal 12 Juni 2026.
Ketentuan Biaya Kuliah dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI)
Mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri akan dikenakan komponen biaya berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). IPI merupakan biaya pengembangan yang hanya dibayarkan sekali selama masa studi.- Bidang ilmu sains, teknologi, dan kesehatan: Rp 30.000.000.
- Bidang ilmu sosial dan humaniora: Rp 20.000.000.
- Wajib dibayar satu kali selama masa perkuliahan.
- Pembayaran dapat dilakukan penuh pada semester 1 atau diangsur dua kali pada semester 1 dan semester 2.
- Biaya ini hanya berlaku bagi mahasiswa dengan kondisi ekonomi mampu dan bukan penerima UKT jalur PBU.