JAKARTA. Panitia seleksi sudah meloloskan 21 nama calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) yang disodorkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mayoritas nama-nama yang lolos berasal dari dua institusi yakni Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI). Tak ada calon independen yang lolos seleksi. Tak heran, jika muncul tudingan tudingan bahwa proses pemilihan komisioner OJK hanya formalitas saja. Fadil Hasan, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai, dari nama-nama yang lolos itu semakin kentara kalau proses seleksi calon komisioner OJK ini sekadar basa-basi. Panitia sebenarnya sudah mengantongi nama-nama yang bakal menduduki lembaga superior tersebut. "Saya rasa ini membenarkan dugaan bahwa sudah ada nama-nama yang diplot untuk anggota komisioner OJK," tandas Fadil, kemarin.
Seleksi pengurus OJK hanya formalitas?
JAKARTA. Panitia seleksi sudah meloloskan 21 nama calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) yang disodorkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mayoritas nama-nama yang lolos berasal dari dua institusi yakni Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI). Tak ada calon independen yang lolos seleksi. Tak heran, jika muncul tudingan tudingan bahwa proses pemilihan komisioner OJK hanya formalitas saja. Fadil Hasan, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai, dari nama-nama yang lolos itu semakin kentara kalau proses seleksi calon komisioner OJK ini sekadar basa-basi. Panitia sebenarnya sudah mengantongi nama-nama yang bakal menduduki lembaga superior tersebut. "Saya rasa ini membenarkan dugaan bahwa sudah ada nama-nama yang diplot untuk anggota komisioner OJK," tandas Fadil, kemarin.